Hukum yang Menghujat Tuhan

Bacaan hari ini: Imamat 24:10-23
“Engkau harus mengatakan kepada orang Israel, begini: Setiap orang yang mengutuki Allah harus menanggung kesalahannya sendiri.” (Imamat 24:15)

Salah satu dari ke-sepuluh Hukum Taurat yang diberikan TUHAN kepada Musa di Gunung Sinai, tertulis: “Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.” Hukum ini melarang orang Israel menyebut nama TUHAN Allahnya,dengan sembarangan.

Namun apa yang tercatat di dalam Imamat 24:10-16, bukan sekadar menyebut nama TUHAN Allah Israel dengan sembarangan, melainkan lebih dari itu, yaitu “mengutuk” TUHAN Allah Israel. Kata “mengutuk” (Ibrani: qalal) yang dipakai dalam bagian ini, sama dengan kata “mengutuk” yang dikehendaki oleh Balak supaya Bileam mengucapkan itu (kutuk) kepada bangsa Israel. Kata kutuk ini diucapkan dengan kemarahan yang ditujukan kepada TUHAN Allah Israel. Di dalam kisah ini, orang yang mengutuk nama TUHAN Allah Israel, dilempari dengan batu sampai mati oleh seluruh jemaat Israel.

Kisah yang diceritakan di dalam bagian ini menjelaskan tentang prinsip dan identitas dari bangsa Israel yang didasarkan kepada kekudusan TUHAN. Di dalam kisah ini, TUHAN menghendaki agar setiap orang Israel, baik itu keturunan asli ataupun keturunan campuran yang hidup di tengah-tengah bangsa Israel, harus menghormati hukum dan peraturan dari TUHAN. Dengan menghormati serta melaksanakan hukum dan peraturan yang merupakan ketetapan TUHAN, maka seluruh bangsa itu akan hidup dan merasakan perlindungan TUHAN; sebaliknya, orang yang mengutuk TUHAN akan mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

Apa yang dapat kita pelajari dari kisah ini? Kisah ini sebenarnya ingin mengajarkan kita, bagaimana orang-orang Kristen masa kini seharusnya menghormati TUHAN dan menjaga kekudusan nama-Nya. Dengan menghormati TUHAN dan menjaga kekudusan nama-Nya, orang percaya akan merasakan perlindungan dan pertolongan TUHAN setiap waktu. Biarlah kita terus mengingat akan hal ini di dalam kehidupan kita.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s