Memimpin Berarti Menularkan

Bacaan hari ini: Ulangan 20:1-9
“… Janganlah engkau takut kepadanya, sebab TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir, menyertai engkau” (Ulangan 20:1)

Pemimpin identik dengan sebuah “jabatan, kedudukan dan status sosial” tertentu. Karena itu, banyak orang menginginkannya. Di satu sisi, “jabatan, kedudukan dan status sosial” memberikan prestise (kebanggaan) dan “kepuasan” bagi seseorang. Namun kita harus sadar, bahwa “memimpin itu berarti menularkan” atau “memberikan pengaruh.” Apabila seorang pemimpin tidak lagi memberi pengaruh yang baik, pasti dirinya memberi pengaruh yang tidak baik. “Kebanyakan orang tidak pergi meninggalkan organisasinya, mereka pergi meninggalkan pemimpinnya.”

Kitab Ulangan yang telah kita baca, juga menunjukkan betapa penting memberikan sebuah pengaruh yang baik dan positif kepada bawahan kita (orang yang berada di sekitarnya). Kitab Ulangan menceritakan ulang akan peristiwa pembebasan yang dilakukan Allah terhadap diri bangsa Israel dari perbudakan bangsa Mesir, ketika mereka memasuki tanah perjanjian (Kanaan). Allah terus-menerus mengingatkan bangsa Israel bahwa “Tuhan Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir, menyertai engkau.” Termasuk juga dalam kondisi ketika bangsa Israel menghadapi pertempuran untuk menduduki tanah Perjanjian tersebut.

Dari sini kita melihat bagaimana sebuah pengaruh yang baik dapat memberikan semangat dan kekuatan untuk bertahan serta berjuang dalam sebuah pertempuran. Musa menulis, bahwa Allah sendiri yang memastikan penyertaan-Nya (ay. 1b); ada juga seorang imam yang memberikan pengaruhnya kepada bangsa Israel untuk berperang dengan semangat yang luar biasa dan mengalahkan segala kegentaran serta ketakutan (ay. 2-4); juga dituliskan bahwa peran pengatur pasukan dan kepala pasukan yang memimpin para tentara juga “harus berbicara kepada tentara,” hal ini menunjukkan sebuah pengaruh semangat yang ditularkan kepada para tentaranya (ay. 5-9).

Bagaimana dengan kita, sebagai murid Tuhan? Menghadirkan Kristus dan membawa orang lain kepada kedewasaan rohani dalam Kristus, adalah ciri khas dari seorang Murid Kristus.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s