Ketaatan yang Sempurna

Bacaan hari ini: Ulangan 29:16-29
“Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita,tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya …” (Ulangan 29:29)

“Susahnya aku taat, lebih mudah tidak taat, susahnya ‘ku diatur, lebih mudah ‘ku mengatur.” Secuplik lagu sekolah minggu ini menggambarkan hati manusia yang cenderung tidak taat, memberontak, dan mengatur daripada diatur. Padahal, ketaatan seringkali membawa berkat. Seseorang akan mendapatkan berkat justru karena ketaatannya di dalam menjalani semuanya itu.

Perikop yang kita baca memberitahukan bahwa Allah mengingatkan bangsa Israel untuk taat kepada Dia. Ia membawa bangsa Israel keluar dari Mesir menuju Kanaan, tanah yang dijanjikan Tuhan, dengan kuat kuasa-Nya. Di dalam perjalanan tersebut, berkat demi berkat, dinyatakan Allah untuk menunjukkan Dialah Allah di atas segala allah. Bangsa Israel dipilih secara spesial oleh Allah menjadi umat-Nya. Ia menuntut ketaatan dari bangsa Israel untuk menunjukkan lebih banyak berkat-Nya (Ul. 28).

Bangsa Israel dituntut untuk tunduk dan taat kepada Allah secara sempurna. Kendati mereka adalah bangsa pilihan Allah, mereka tidaklah luput dari hukuman ketika mereka tidak taat. Sekali lagi Allah mengingatkan dalam ayat yang ke-18, jangan ada seorangpun yang meninggalkan Allah, atau seorang hatinya untuk menyembah allah-allah lain. Ketika mereka melakukan itu, Allah akan membumi-hanguskan mereka. Sebaliknya, ketika mereka taat dan melakukan apa yang diperintahkan-Nya, mereka akan mendapatkan berkat yang tersembunyi dari Allah (ay. 29). Allah akan memberikan yang terbaik bagi mereka.

Janji Allah ini masih berlaku pada hari ini. Ketaatan yang sempurna dituntut pada kita. Kita diminta untuk mengasihi Allah dengan segenap hati, akal budi, dan kekuatan kita. Ketika kita mau dan sedang melakukannya, maka Allah akan memberikan berkatnya kepada kita, sebaliknya ketika kita ingkar dan memberontak kepada-Nya, Allah dapat memberikan hukuman kepada kita. Namun yang perlu diingat, berkat Allah tidak melulu soal materi melainkan juga berkat rohani yang kita dapatkan, ketika kita mau mengikut Dia dengan taat kepada-Nya secara sempurna.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s