Beribadahlah kepada Tuhan

Bacaan hari ini: Yosua 24:1-28
“… takutlah akan Tuhan dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah… dan beribadahlah kepada Tuhan.” (Yosua 24:14)

Dalam hidup ini, kita tidak lepas dari yang namanya membuat pilihan. Dalam setiap pilihan yang kita lakukan, memiliki efek/konsekuensi. Ketika kita memilih untuk hidup sehat dengan makan makanan yang sehat dan juga berolahraga, hal itu tentu akan memiliki efek yang baik bagi kesehatan tubuh kita.

Pada akhir hidupnya, Yosua mengumpulkan semua suku orang Israel di Sikhem. Lalu dengan panjang lebar ia menyampaikan firman Tuhan dan mengingatkan mereka kembali akan apa yang telah Tuhan lakukan kepada mereka. Bagaimana Tuhan membebaskan mereka dari musuh-musuh mereka, bagaimana Tuhan menuntun dan mencukupi semua kebutuhan mereka. Setelah itu, di ayat 14, Yosua dengan tegas berkata, “Oleh sebab itu, takutlah akan Tuhan dan beribadahlah kepadaNya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah… dan beribadahlah kepada Tuhan.” Bahkan di ayat 15, Yosua menantang mereka untuk memilih dan memutuskan kepada siapa mereka akan beribadah. Dan bukan hanya sekadar menasihati dan menantang orang Israel, di hadapan orang Israel, Yosua juga menegaskan pilihan imannya, bahwa ia dan seisi rumahnya akan beribadah kepada Tuhan. Pada akhirnya, mereka semua sehati menentukan sikap dengan berkata, “Kepada TUHAN, Allah kita, kami akan beribadah, dan firman-Nya akan kami dengarkan” (ay. 24). Bagaimana dengan Anda?

Sepanjang kita mengikuti Tuhan, tentu kita sudah merasakan tuntunan dan pemeliharaan Tuhan yang ajaib. Tapi ketika ada godaan, pencobaan, bahkan ujian iman yang sulit, apakah kita tetap memilih untuk beribadah kepada-Nya dan dengan setia melayani-Nya? Kita harus berani mengambil sikap tegas. Pilihan apapun yang kita buat, akan menentukan masa depan kita. Ketika kita sudah memutuskan untuk beribadah kepada-Nya, hidup takut akan Dia, maka jalanilah pilihan itu dengan setia; sebab Tuhan yang telah menuntun dan memelihara hidup kita di masa yang lalu, tidak akan pernah membiarkan kita menghadapi masa depan, sendirian.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s