Kesaksian Hidup

Bacaan hari ini: Hakim-Hakim 2:1-23
“… supaya dengan perantaraan bangsa-bangsa itu Aku mencobai orang Israel, apakah mereka tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN, …” (Hakim-Hakim 2:22)

Kitab Hakim-hakim adalah kitab yang menceritakan masa-masa dimana Kerajaan Israel tidak memiliki Raja. Tuhan adalah Raja, namun Israel menolak menaati-Nya. Ketidaktaatan mereka menuntun kepada kekalahan dan hukuman. Hakim-hakim pasal dua ini berkisah mengenai beberapa kesempatan yang Tuhan berikan, namun tidak mereka manfaatkan dengan baik untuk kembali beribadah dan menyembah Tuhan. Setiap kali Tuhan memberikan hakim untuk menolong mereka, mereka taat, namun jika hakim itu mati, mereka berbuat jahat lagi (ay. 18-19).

Umat Israel mengabaikan kesempatan untuk menjadi saksi bagi bangsa-bangsa yang di sekitar mereka, yang hidup dalam ketidaktaatan dan amoralitas; orang-orang yang perlu mendengar tentang kebenaran, melihat contoh kebenaran dan mengenal Tuhan. Bagaimana umat Israel dapat melakukan panggilan itu, jika kehidupan mereka dijerat dengan penyembahan berhala?

Kecenderungan untuk mengabaikan kesempatan yang Allah berikan dalam mengerjakan panggilan kita sebagai saksi di tengah dunia sebagai garam dan terang dunia (Matius 5:13-16), tidak hanya terjadi pada zaman umat Israel. Beberapa waktu yang lalu, di jejaring sosial diberitakan tentang seorang pemuda Kristen melakukan tindakan tercela kepada seorang remaja putri yang seharusnya menjadi adik bimbingnya. Dampak perilaku tersebut adalah, banyak orang di luar Kristen, akhirnya mencela orang Kristen. Pemuda ini memberikan kesaksian yang tidak baik.

Hal yang sama juga dapat terjadi dalam kehidupan kita ketika kita hanya sekadar berfokus pada kenyamanan diri sendiri, dan mengabaikan panggilan sebagai garam dan terang dunia, kemudian kita berkompromi dengan dosa. Mohonlah Tuhan untuk menguatkan kita menghormati setiap kesempatan ibadah dan bersekutu, sehingga kita terus dikuatkan dalam mengatasi setiap godaan dan menghargai tiap kesempatan untuk menjadi saksi kebenaran bagi sesama, sehingga kita dapat membawa orang lain untuk mengenal Tuhan dan menerima keselamatan dalam Kristus.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s