Bertobat dari Dosa

Bacaan hari ini: 2 Samuel 12:1-25
“‘Aku sudah berdosa kepada Tuhan.’ Dan Natan berkata kepada Daud: Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.” (2 Samuel 12:13)

Konteks 2 Samuel 12 adalah kisah Daud ditegur oleh Natan karena ia berzinah dengan Batsyeba dan juga merencanakan pembunuhan Uria, suami Batsyeba, dengan menempatkannya pada garis depan medan peperangan. Karena dosa yang dilakukannya, Allah menegurnya melalui Natan dan menimpakan beberapa hukuman kepadanya.

(1) Pedang tidak akan menyingkir dari keturunanya. (2) Istri-istri Daud akan menjadi milik orang lain. Hal ini tergenapi pada masa dimana Absalom melakukan kudeta terhadap Daud, dengan maksud ingin menggantikan Daud sebagai raja. Absalom menghampiri banyak gundik-gundik ayahnya, dengan tujuan agar Daud membenci Absalom dan dengan demikian maka Absalom akan memperoleh banyak pengikut. (3) Anak hasil perzinahan antara Daud dan Batsyeba akan mati, walau Daud telah memohon ampun kepada Allah, namun konsekuensi hukuman tetap berjalan. Dari kesalahan fatal yang telah dilakukannya, Daud mengakui segala perbuatannya dan memohon ampun kepada Allah.

Kisah Daud ini memberikan dua pesan penting. Pertama, Allah dapat menggunakan berbagai macam cara agar manusia bertobat dan tidak lagi berbuat dosa. Sama halnya, Allah menggunakan Natan sebagai alat-Nya, demikian juga dengan orang-orang di sekeliling kita (orang tua, sahabat, rekan kerja, saudara), Allah mungkin memakai mereka untuk menegur kita, ketika kita berdosa di hadapan-Nya. “Karena Allah berfirman dengan satu dua cara,… dalam mimpi, dalam penglihatan malam… untuk menahan nyawanya dari pada liang kubur” (Ayb. 33:14-18). Dalam hal ini, Allah berfirman kepada manusia dengan berbagai macam cara-Nya yang unik.

Kedua, tatkala Tuhan mengutus seseorang untuk menegur kita, maka kita pun harus segera meresponi teguran itu, dengan bertobat. Seorang yang tidak merespon teguran Tuhan dan tetap terus hidup dalam dosa akan binasa. Ketika kita mau bertobat, maka Tuhan akan mengampuni dosa kita. Bagaimana dengan kita hari ini? Janganlah kita menyimpan dosa, tetapi bertobatlah!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s