Keadilan dan Kasih Allah

Bacaan hari ini: 1 Raja-Raja 12:1-24
“Janganlah kamu maju dan janganlah kamu berperang melawan saudara-saudaramu, orang Israel. Pulanglah masing-masing ke ruamahnya, sebab Akulah yang menyebabkan hal ini terjadi.” (1 Raja-Raja 12:24)

Ketika mendengar bahwa Yerobeam telah menjadi raja atas Israel, Rehabeam lalu mengumpulkan seluruh kaum Yehuda dan suku Benyamin untuk memerangi kaum Israel untuk mengambil kembali Israel dari tangan Yerobeam. Namun Tuhan berfirman melalui Semaya abdi Allah “Katakan kepada Rehabeam, Anak Salomo, raja Yehuda, dan kepada segenap kaum Yehuda dan Benyamin dan kepada selebihnya dari bangsa itu: ‘Janganlah kamu maju dan janganlah kamu berperang melawan sau-dara-saudaramu, orang Israel. Pulanglah masing-masing ke rumahnya, sebab Akulah yang menyebabkan hal ini terjadi’” (ay. 24). Yang dimaksud di sini adalah terpecahnya Kerajaan Israel menjadi dua, yaitu Kerajaan Israel dan Kerajaan Yehuda. Mengapa TUHAN menyebabkan hal itu terjadi?

Ketika TUHAN memilih Salomo menjadi raja atas Israel menggantikan Daud ayahnya, TUHAN membuat perjanjian dengannya, yaitu bahwa jika Salomo setia kepada TUHAN, maka TUHAN akan meneguhkan takhta kerajaannya atas Israel untuk selama-lamanya. Namun jika Salomo dan anak-anaknya tidak setia, maka TUHAN akan mengoyakkan kerajaanya (1Raj. 9:4-9). Salomo pada akhir hidupnya, meninggalkan TUHAN dan beribadah kepada para Baal, sehingga TUHAN mengoyakkan kerajaan Salomo menjadi dua, yaitu kerajaan Israel (dipimpin oleh Yerobeam) dan Yehuda (dipimpin Rehabeam bin Salomo). Kerajaan Israel yang terpecah menjadi dua merupakan pernyataan dari keadilaan Allah terhadap Salomo dan keturunannya. Namun, pemilihan TUHAN atas suku Yehuda merupakan kasih dan anugerah dari TUHAN terhadap umat pilihan-Nya. Karena kita tahu bahwa Juruselamat kita, Yesus Kristus, datang dari suku Yehuda (1Raj. 11:13).

Kita baru saja merayakan Jumat Agung dan Paskah, pada bulan April. Dua peristiwa bersejarah ini mengingatkan kita tentang keadilan dan kasih Allah. Kita yang berdosa layak untuk dibinasakan, namun Tuhan memilih kita di dalam Kristus Yesus, untuk diselamatkan. Puji TUHAN! Karena itu, marilah kita taat dan setia kepada Tuhan Yesus.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s