Kesempatan Demi Kesempatan

Bacaan hari ini: 1 Raja-Raja 16-18
“Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya.” (1 Raja-Raja 16:30)

Kesempatan demi kesempatan, anugerah demi anugerah, TUHAN berikan pada umat pilihan-Nya, dengan membangkitkan nabi-nabi-Nya untuk mengingatkan serta membawa bangsa Israel kembali hanya menyembah ALLAH yang telah membawa mereka keluar dari perbudakan Mesir. Namun kita telah mendengar, bahwa para nabi Tuhan tersebut tidak mereka dengarkan bahkan mereka hendak membunuhnya. Kejahatan demi kejahatan semakin tidak terkontrol, seperti bala salju yang menggelinding makin lama makin besar sehingga dikatakan: “Para raja-raja yang merupakan pemimpin-pemimpin bangsa telah membawa bangsanya (orang Israel) berdosa, sehingga mereka menimbulkan sakit hati TUHAN, Allah Israel dengan dewa-dewa kesia-siaan mereka.”

Puncak dari kejahatan adalah ketika Raja Ahab membuat mezbah untuk Baal di kuil Baal yang didirikannya di Samaria, sesudah itu Ahab juga membuat patung Asyera dan sujud menyembah kepadanya, sehingga Ahab menimbulkan sakit hati TUHAN, Allah Israel lebih dari semua raja-raja Israel yang mendahuluinya. Kita, orang Kristen, seringkali menganggap kemurahan TUHAN sebagai sesuatu yang murahan, sehingga kehidupan yang kita jalani, bukan hidup yang takut akan TUHAN, tetapi lebih takut bila keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup tidak terpuaskan. Itu adalah DOSA.

TUHAN yang kita sembah adalah TUHAN yang senantiasa menepati akan janji-Nya dalam hal keturunan, sehingga Nabi Elia dipanggil TUHAN di gunung Karmel, yang pada akhir mujizat yang luar biasa ini, sekali lagi membawa bangsa Israel datang sujud menyembah TUHAN, serta berkata: TUHAN, Dia lah Allah! TUHAN, Dia lah Allah! Terlebih dari itu, ketaatan membawa berkat “hujan” sehingga mereka terlepas dari masa kekeringan dan kematian. Demikian juga, ketika kita hidup taat kepada-Nya, “hujan berkat” akan senantiasa menopang kehidupan setiap anak-Nya, sehingga kita tidak sampai jatuh tergeletak sebab TUHAN menopang umat-Nya dengan tangan-Nya. Bagamana dengan Anda?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s