Kejatuhan Israel

Bacaan hari ini: 2 Raja-Raja 17:1-41
“Sampai TUHAN menjauhkan orang Israel dari hadapan-Nya seperti yang telah difirmankan-Nya …” (2 Raja-Raja 17:23)

Setelah mengkudeta dan membunuh Pekah, Hosea menjadi raja di Israel, dan di bawah kepemimpinannya, kerajaan Israel mengalami kehancuran secara total di tangan Bangsa Asyur. Mereka ditawan dan dipindahkan ke Halah di negeri Gozan, di kota-kota orang Madai. Mereka dipencar dan dikawin-campurkan dengan penduduk setempat, sebagai policy yang biasa dilakukan oleh pihak penakluk, untuk mencegah sekaligus menghapus identitas pihak yang dikalahkan supaya mereka tidak bangkit kembali dan melawan di kemudian hari. Kerajaan Israel, mengalami hal yang terburuk seperti yang lazim terjadi pada zaman itu; dikalahkan, ditawan, diperbudak, dan identitas bangsanya terhapus untuk selamanya.

Apa yang menyebabkan mereka mengalami hal seburuk itu? “Hal itu terjadi, karena orang Isreal telah berdosa kepada TUHAN, Allah mereka…” (ay. 7). Mereka mengkhianati TUHAN yang telah membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir, seolah itu adalah kejadian masa lalu yang sudah tidak berarti lagi. Hati mereka lebih condong kepada kehidupan bangsa-bangsa yang telah dihalau TUHAN, menyembah berhala dan mengikuti pola hidup yang duniawi. Di dalam penjabaran yang mendetail di ps.17 ini, kita bisa menyimpulkan bahwa mereka telah melanggar semua prinsip Taurat yang paling penting. Mereka melupakan hukum yang pertama dan terutama dalam 10 Hukum, mereka tidak mengutamakan TUHAN dan mengganti-Nya dengan berbagai macam berhala. Mereka melupakan panggilan hidup mereka sebagai kerajaan imam (Kel.19:4-6). Mereka melupakan perintah dalam Im.18:1-4 untuk hidup berbeda dengan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Mereka melupakan ayat emas dalam Ul.6:4-5 untuk mengutamakan TUHAN dan mengasihi Dia. Mereka bahkan melupakan panggilan untuk bertobat dari kesalahan dan kembali kepada-Nya untuk dipulihkan oleh anugerah dan kasih setia-Nya (Ul.30:1-10). Oleh karena itulah, dikatakan bahwa TUHAN sangat murka kepada Israel, dan menjauhkan mereka dari hadapan-Nya (ay. 23). Bagaimana dengan kita?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s