Keteladanan Mordekhai

Bacaan hari ini: Ester 10:1-3
“Segala perbuatannya yang hebat serta gagah dan pemberitaan yang seksama tentang kebesaran yang dikaruniakan raja kepada Mordekhai… semuanya itu tertulis di dalam kitab sejarah…” (Ester 10:2)

Dalam era global seperti sekarang ini, menjadi seorang pemimpin yang berdampak bukanlah sesuatu yang mudah. Umumnya banyak para pemimpin tersandung dalam perselisihan yang kotor dan licik, demi untuk memenangkan sebuah keuntungan bagi dirinya sendiri.

Penjajahan terhadap bangsa Yahudi juga telah menimbulkan sebuah “perselisihan” antara Mordekhai dan Haman bin Hamedata, orang Agag. Namun perselisihan ini terselesaikan dengan baik oleh Mordekhai dan Ratu Esther. Sinergi antara keduanya telah menghasilkan kemenangan dan memberi kehidupan bagi bangsa Yahudi pada waktu itu. Di akhir kitab Ester, dituliskan tentang Mordekhai yang “menjadi orang kedua di bawah Raja Ahasyweros dan ia dihormati dan disukai banyak sanak saudaranya” (ay. 3) Seluruh kebahagiaan itu menjadi bagian kehidupan Mordekhai, karena dia telah: (1) Mengikhtiarkan yang baik bagi bangsanya, meskipun pada awalnya Mordekhai hanyalah seorang pengasuh dan ayah angkat dari ratu Ester. Namun demikian, Mordekhai tidak akan tinggal diam saat dirinya mendengar rencana yang mematikan yang direncanakan Haman dan teman-temannya. Mordekhai mulai mengajak ratu Esther dan bangsa Yahudi untuk berpuasa dan berdoa untuk sesuatu yang baik bagi bangsa-nya yang sedang terancam. (2) Demi keselamatan orang sebangsanya, Mordekhai rela mengambil resiko yang akan dihadapinya, yaitu ancaman terhadap keselamatan jiwanya. Hukuman mati sebenarnya telah menanti Mordekhai pada waktu ia berbicara tentang keselamatan bangsanya. Namun, Mordekhai tidak berhenti, tetapi terus berbicara sampai kebenaran itu didengar oleh Raja Ahasyweros.

Hari ini, dalam setiap kondisi apa pun dalam seluruh aspek kehidupan kita, apa kita telah mencoba membangun sikap seperti Mordekhai, yaitu sikap yang selalu mengikhtiarkan yang baik dan berbicara dengan teguh akan kebenaran. Kiranya sikap Mordekhai ini boleh menjadi bagian dalam kehidupan kita, khususnya di tengah zaman yang penuh persaingan dan perselisihan yang banyak ditemui di mana saja.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s