Kuat Dalam Penderitaan

Bacaan hari ini: Ayub 3:1-26
“Mengapa aku tidak mati waktu aku lahir, Atau binasa waktu aku keluar dari kandungan?” (Ayub 3:11)

Setiap manusia pasti mempunyai persoalan, penderitaan, kesulitan dalam hidupnya, dan Tuhan mengizinkan semua itu terjadi untuk menguji keteguhan iman kita pada-Nya. Terkadang ketika semua itu menimpa, kita cepat mengeluh dan bertanya, “Tuhan, mengapa persoalan ini harus menimpa aku?” Konsentrasi kita lebih banyak terpusat pada persoalan, sehingga yang terjadi adalah mengeluh, marah, protes, atau bahkan mengutuki Tuhan. Kita lupa akan kebaikan, pertolongan, penyertaan dan berkat-berkat Tuhan yang telah kita terima.

Penderitaan pun dialami oleh seorang yang saleh, jujur, dan takut akan Tuhan, yaitu Ayub. Tuhan mengizinkan Ayub mengalami penderitaan yang begitu hebat di dalam hidupnya, dan Tuhan tahu bahwa Ayub pasti akan bisa melewati penderitaan tersebut. Hanya saja sebagai manusia, Ayub begitu amat tertekan dan sulit sekali menerima penderitaan ini, sehingga ia mengeluh dan mengutuki hari di mana ia dilahirkan. Ia berkata, “Mengapa aku tidak mati waktu aku lahir, atau binasa waktu aku keluar dari kandungan? Mengapa pangkuan menerima aku; mengapa ada buah dada, sehingga aku dapat menyusu?” Ayub merasa lebih baik mati, sehingga ia tidak perlu mengalami penderitaan yang begitu hebat ini. Ayub memang tidak mengutuk Tuhan, tetapi ia mengutuk malam ketika ia mulai berada dalam kandungan dan hari kelahirannya. Nabi Yeremia melakukan hal yang sama pada suatu hari yang suram (Yer. 20:14-18). Memang penderitaan yang Ayub alami begitu berat, namun Tuhan tahu bahwa Ayub sanggup melewati semua itu, karena semuanya itu tidak akan melebihi kapasitas kekuatannya.

Demikian juga dengan kita. Mungkin ada persoalan dan penderitaan yang kita alami saat ini, tapi janganlah kita mengutuki hari kelahiran kita, karena itu artinya kita memberontak terhadap rencana Tuhan dalam hidup kita, dan itu adalah dosa. Biarlah kita percaya bahwa jika Tuhan izinkan persoalan terjadi dalam kehidupan kita, itu tidak akan melebihi kekuatan kita (1Kor. 10:13). Percayalah kepada-Nya!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s