PENUAIAN JIWA BESAR-BESARAN SEGERA TERJADI

Khotbah Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo – Juli 2015

Pentakosta yang pertama itu terjadi di Yerusalem ± 2000 tahun yang lalu. Sebelum Tuhan Yesus naik ke sorga, Dia memberikan pesan yang terakhir kepada murid-murid-Nya. Tuhan berkata, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 1:8).

Setelah itu Tuhan Yesus naik ke sorga dan 120 murid Tuhan Yesus berkumpul di kamar loteng di Yerusalem, sesuai dengan pesan Tuhan Yesus, “Kamu jangan meninggalkan kota ini sebelum diperlengkapi dengan kuasa dari tempat tinggi”. 120 murid ini berkumpul di kamar loteng. Mereka bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama.

Apa yang terjadi 10 hari setelah itu? ROH KUDUS dicurahkan! Mereka dipenuhi dengan Roh Kudus dan mereka menjadi saksi Yesus. Mereka bersaksi di Yerusalem, di seluruh Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Dan apa yang terjadi setelah itu?

Dalam kurun waktu ± 100 tahun, 70% dari dunia yang dikenal pada waktu itu menjadi Kristen!

Setelah itu gereja mengalami masa kegelapan selama ± 1000 tahun.

Tetapi setelah itu gereja mulai bangkit dan hari-hari ini kekristenan di dunia ini ± 30%.

Jadi kalau dulu 70% sekarang ini tinggal 30%, tetapi dari 30% ini 70% di antaranya dimenangkan mulai abad 20, yaitu tahun 1906 yang dicatat dalam sejarah melalui peristiwa Azusa Street di mana William Seymour dipakai Tuhan untuk itu.

Saudara, kalau kita lihat betapa dahsyatnya Pentakosta pertama dan kedua!

Dan kalau Tuhan katakan, “AKU akan mencurahkan ROH-KU berlipat-lipat ganda,” maka Pentakosta yang ke-3 akan jauh lebih dahsyat dari Pentakosta pertama dan kedua!

APA YANG TUHAN MAKSUDKAN DENGAN PENTAKOSTA KE-3?

1.Pelipatgandaan Pencurahan Roh Kudus

Habakuk 2:14, “Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan TUHAN, seperti air yang menutupi dasar laut.”

  1. Tiga Generasi Akan Dipakai Tuhan Secara Luar Biasa

Anak-anak, pemuda, orang tua akan dipakai Tuhan secara luar biasa

3.Pelipatgandaan Mujizat

4.Pelipatgandaan Goncangan

Apakah Saudara juga sudah melihat goncangan semakin keras? Benar! Kalau kita mendengar kata “goncangan” yang sudah 5 tahun saya ucapkan terus, Saudara harus berkata “AMIN!”.

Apa artinya “amin”? Artinya, “Tuhan, goncangan boleh datang tetapi saya tahu Tuhan tetap beserta saya.”

  1. Pelipatgandaan Penuaian Jiwa-jiwa
  2. Tuhan Yesus Datang Untuk Kali yang Kedua!

Inilah Pentakosta yang ke-3

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PENUAIAN JIWA?

  1. Orang yang belum percaya Tuhan Yesus akan menjadi percaya kepada Tuhan Yesus
  2. Orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, artinya orang Kristen yang hidup secara duniawi, mereka juga akan bertobat
  3. Menjadikan mereka murid-murid Tuhan Yesus

PENUAIAN JIWA BAGI ORANG YANG BELUM PERCAYA

  1. Menjadi Saksi Tuhan

Apakah Saudara mau dipakai Tuhan dalam hal ini? Untuk itu yang pertama pasti kita akan berkata, “Tuhan, saya mau menjadi saksi-Mu! Penuhi saya dengan Roh-Mu, Tuhan! Saya akan menjadi saksi-Mu di Yerusalem, seluruh Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi!”

– Yerusalem bisa diartikan di antara keluarga.

Saudara perlu menjadi saksi di antara keluarga supaya mungkin ayah, ibu dan kerabat Saudara yang belum percaya, ketika melihat Saudara akan menjadi percaya.

– Yudea bisa diartikan di antara orang-orang seiman, sehingga mereka yang duniawi akan bertobat ketika melihat Saudara.

– Samaria bisa diartikan di antara orang-orang yang bukan seiman, supaya ketika mereka melihat Saudara menjadi saksi mereka akan bertobat.

– Dan sampai ke ujung bumi

2.Penginjilan Melalui Doa

Seperti DNA yang Tuhan berikan kepada gereja ini, yaitu doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam, itu kita lakukan di mana setiap kali berdoa kita katakan, “Tuhan, biarlah terjadi penuaian jiwa besar-besaran!”. Beberapa bulan yang lalu saya sudah mengumumkan kepada Saudara bahwa kita bersama dengan Church of God yang memberikan tema, “1 juta jam berdoa untuk penuaian jiwa.” Kita diminta tiap hari, entah berapa lama Saudara berdoa untuk penuaian jiwa tersebut. Bagi yang belum, mari mulai hari ini setiap hari kita berdoa untuk penuaian jiwa. Amin!

Ini dampaknya luar biasa di mana telah bertahun-tahun sebetulnya kita lakukan hal itu, meskipun mungkin tidak semua melakukannya. Tetapi kalau semua ikut melakukan, tidak usah 5 menit, walau hanya 1 menit saja berdoa, “Tuhan, biarlah banyak jiwa-jiwa yang bertobat!

Orang-orang yang belum percaya kepada Tuhan akan menjadi percaya. Orang Kristen yang duniawi, mereka akan bertobat! Tuhan, lawat mereka! Lawat mereka di dalam Nama Tuhan Yesus. Amin!”. Kalau itu saja kita lakukan dengan segenap hati, maka Tuhan akan senang dan apa yang terjadi?

Beberapa tahun yang lalu saya membaca pernyataan dari Billy Graham di mana beliau sudah melihat bahwa Tuhan mengunjungi orang-orang yang belum percaya, yaitu saudara-saudara kita. Billy Graham berkata, “Mereka tidak ada di gereja-gereja. Mereka tetap ada di tempat-tempat mereka, tetapi mereka sudah percaya Yesus!”. Itu bukan hanya terjadi di luar sana, tetapi juga di Indonesia sudah begitu banyak. Dan dengan lantang Billy Graham berkata, “Nanti kalau kita masuk sorga, kita akan ketemu mereka!”. Dan Saudara yang dikasihi Tuhan, hari-hari ini Tuhan sedang melawat Timur Tengah.

Apakah Saudara melihat goncangan-goncangan yang terjadi dan tidak masuk akal? Seperti Suriah, Irak, Yaman, Mesir, Tunisia yang digoncang-goncang, adanya ISIS, dsb yang membuat mereka harus lari.

Memang kalau saya lihat di TV, mereka sungguh-sungguh kasihan, tetapi tahukah Saudara apa yang terjadi? Tuhan menampakkan diri mereka dan banyak jiwa-jiwa yang percaya kepada Tuhan Yesus hari-hari ini!

Dan itu adalah penuaian jiwa besar-besaran! Korea Selatan yang tadinya kekristenan begitu luar biasa, tiba-tiba sekarang mulai tertidur lalu tiba-tiba mereka digoncang dengan wabah “Mers” dan saya percaya mereka saat ini kembali dalam doa-doa dan doa. Itulah dampak penginjilan melalui doa!

PENUAIAN JIWA BAGI ORANG KRISTEN YANG HIDUP SECARA DUNIAWI

Kitab Maleakhi menubuatkan bahwa :

1.Elia akan datang dan melayani sebelum Hari Tuhan tiba

Hari Tuhan dimulai dengan pengangkatan gereja sampai kemudian terjadi bumi hancur, langit dihancurkan, dsb

2.Perjanjian Baru mengungkapkan bahwa nubuatan ini mengacu kepada Yohanes Pembaptis

3.Dipercaya juga bahwa Elia akan datang pada masa kesengsaraan besar dan menjadi salah satu dari 2 saksi yang disebutkan dalam Wahyu 11:3

4.Gereja-gereja Tuhan yang pelayanannya seperti Yohanes Pembaptis atau seperti Elia, akan menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya

Kita semua adalah gereja-gereja Tuhan! Pelayanan kita seperti apa yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis atau Elia pada waktu itu, berarti kita ini adalah Elia-Elia yang datang sebelum hari Tuhan tiba.

Pelayanan utama Elia pada waktu itu adalah membawa orang-orang Israel berbalik kepada Tuhan Allah mereka. Pada saat itu adalah zaman Raja Ahab dan istrinya yang bernama Isebel yang membuat orang Israel menyembah Baal. Hati Tuhan sangat sakit sampai Tuhan hukum mereka dengan 3,5 tahun kekeringan.

Sebenarnya banyak orang Kristen yang seperti orang-orang Israel pada masa Elia. Mereka banyak juga yang “menyembah Baal”.

Mungkin Saudara bertanya, “Menyembah Baal bagaimana, Pak?”

Kalau kita menomor-satukan segala sesuatu yang bukan Tuhan Yesus, (sebab seharusnya yang nomor 1 itu adalah Tuhan Yesus) maka artinya kita termasuk yang “menyembah Baal.”

Mari kita koreksi diri sekarang, mungkin hari-hari ini yang menjadi nomor satu adalah kekayaan, uang yang menjadi andalan, kekuasaan, popularitas, kepandaian, kekuatan, dsb. Atau yang menjadi nomor 1 adalah keluarga bahkan pelayanan pekerjaan Tuhan, itu semua tidak benar!

Penuaian jiwa akan membuat orang-orang Kristen yang hidupnya tidak karu-karuan yang melebihi orang dunia dalam hal “brengsek”-nya, akan bertobat seperti pada waktu itu.

Apa rahasianya sehingga orang-orang Israel yang menyembah Baal pada waktu itu bertobat? Karena mereka melihat MUJIZAT!

PENUAIAN JIWA ARTINYA KITA HARUS MENJADI MURID TUHAN YESUS

Perintah Tuhan Yesus, “Karena itu jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu (seperti Doa Bapa kami tadi!). Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:19-20)

Seorang murid artinya :

1.Menjadi saksi Yesus

2.Mereka yang hidup sama seperti Kristus telah hidup

3.Mereka yang akan melihat Tuhan Yesus turun dari sorga

TANDA-TANDA AKHIR ZAMAN

1.Kedurhakaan Di Bumi Semakin Meningkat

Apakah Saudara melihat bahwa kedurhakaan makin lama makin parah atau tidak? Ya! Saya sempat terkejut pada tgl 26 Juni yang lalu ketika Supreme Court – Mahkamah Agung Amerika dengan perbandingan 5:4, memutuskan untuk mensahkan perkawinan sejenis, yaitu laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan.

Itu sangat-sangat menyalahi Firman Tuhan, sebab Firman Tuhan di Kejadian, dan kemudian Tuhan Yesus juga berkata bahwa Tuhan hanya menciptakan laki-laki dan perempuan. Tidak ada yang lain lagi! Mereka akan menikah dan menjadi 1 daging, tidak pernah dikatakan laki-laki menikah dengan laki-laki. Ini sangat menyedihkan hati Tuhan!

Apapun alasannya, itu merupakan pemberontakan terhadap Tuhan.

Bahkan saya dengar sudah ada 14 negara yang melakukan hal yang sama, maka bersiap-siaplah gereja-gereja terutama yang di Amerika sebab mereka akan segera mengalami penganiayaan. Gereja yang sungguh-sungguh akan mengalami penganiayaan dan tinggal tunggu waktunya saja.

1 Korintus 6:9-10 berkata, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”

Bagiannya dimana? NERAKA!

Saudara harus berani, tetapi untuk ngomong seperti ini akan mengalami kesuiltan sebentar lagi. Itulah masa aniaya buat gereja dan saya sudah melihat serta makin mengerti bahwa cawan murka Allah akan segera turun. Tetapi kita juga bukanlah orang yang ditetapkan untuk menerima murka Allah, karena itu sebelum cawan murka Allah turun, kita yang sungguh-sungguh justru diangkat!

2.Kemurtadan Harus Terjadi

a.Murtad Secara Moral

Artinya, tadinya sudah mendapat keselamatan kemudian berbalik dari Tuhan karena melakukan dosa yang disengaja. Orang yang murtad mungkin memberitakan doktrin yang benar dari ajaran perjanjian baru, namun meninggalkan patokan moral Allah. Dan dikatakan banyak gereja yang membiarkan hal ini demi popularitas, sukses, uang, kehormatan, dsb. Injil salib dengan panggilan untuk menderita, menyangkal dosa secara radikal, berkorban untuk Kerajaan Allah serta menyangkal diri akan menjadi hal yang langka.

Apakah Saudara masih termasuk dalam panggilan untuk menderita, menyangkal dosa secara radikal, berkorban untuk Kerajaan Allah dan menyangkal diri? Amin!

b.Murtad Secara Teologis

Pengkhianatan dan penolakan dari sebagian atau semua ajaran asli dari Kristus dan Para Rasul. Saudara, hari-hari ini banyak pengajaran yang sudah tidak menerima seutuhnya dari Alkitab, namun mereka pilah-pilah.

Mereka menawarkan keselamatan dan kasih karunia murahan (cheap grace) sambil mengabaikan tuntutan Kristus untuk bertobat, memisahkan diri dari percabulan dan setia kepada Allah bersama patokan-patokannya.

Dan dikatakan Injil palsu ini akan berpusat kepada keinginan manusia dan kepentingan diri sendiri akan menjadi populer!

c.Yang Menahan Harus Disingkirkan

Yang menahan itu adalah Roh Kudus. Menahan apa? Menahan antikris! Jadi nanti oleh Tuhan yang menahan ini disingkirkan. Artinya, Roh Kudus tidak meninggalkan bumi untuk kembali ke sorga, tetapi maksudnya antikris yang selama ini ditahan diloloskan Tuhan supaya muncul sebab rencana Tuhan harus terjadi. Dan muncullah antikris!

GEREJA TUHAN HARUS MENJADI ELIA MASA KINI

  1. Memperbaiki Mezbah Tuhan Yang Telah Diruntuhkan

1 Raja-raja 18:30, Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: “Datanglah dekat kepadaku!”. Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah Tuhan yang telah diruntuhkan itu. Jadi, gereja Tuhan harus memperbaiki ‘mezbah’ yang telah diruntuhkan.

Seperti Elia dipanggil untuk membela Allah Israel yang sejati, maka gereja Tuhan, yaitu Saudara dan saya dipanggil untuk membela Injil Kristus dari pemutar-balikkan, kompromi, pencemaran. Elia berbicara bukan untuk menyenangkan manusia, tetapi menyenangkan hati Tuhan. Tapi maaf saya harus katakan, bahwa banyak hamba-hamba Tuhan, gereja-gereja Tuhan hari-hari ini yang kalau bicara tentang Firman Tuhan banyak kompromi, pemutar-balikkan dan pencemaran. Untuk apa? Supaya populer, jemaatnya banyak, supaya kaya.

Tetapi gereja Tuhan yang melakukan apa yang dilakukan Elia artinya memperbaiki mezbah Tuhan yang telah diruntuhkan.

Dalam 2 Tesalonika 2:1-12, ada 3 (tiga) tanda yang akan terjadi sebelum antikris muncul. Kita percaya bahwa sebelum antikris muncul, gereja Tuhan yang sungguh-sungguh akan diangkat. Jadi ini adalah tanda buat kita, kalau antikris muncul dan kita akan segera mengalami pengangkatan.

  1. Unity

1 Raja-raja 18:31-32, “Kemudian Elia mengambil dua belas batu, menurut jumlah suku keturunan Yakub. –Kepada Yakub ini telah datang firman TUHAN: “Engkau akan bernama Israel.”Ia mendirikan batu-batu itu menjadi mezbah demi nama TUHAN dan membuat suatu parit sekeliling mezbah itu yang dapat memuat dua sukat benih.”

Di dalam membuat mezbah yang telah diruntuhkan, Elia mengambil 12 batu. 12 suku Israel disatukan (unity). Seharusnya gereja-gereja unity, tetapi sekarang gereja terpecah-pecah.

Seharusnya gereja bisa menjadi satu seluruhnya.

Tetapi yang penting Saudara harus unity. Pribadi dengan pribadi, keluarga, COOL, dan pertemanan harus unity. Dan unity itu dimulai dengan hati!

3.Persembahan Yang Mahal

1 Raja-raja 18:33, Ia menyusun kayu api, memotong lembu itu dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api itu.

Saudara mau melihat mujizat Tuhan?

Kita harus mempersembahkan korban.

Roma 12:1, “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

1 Raja-raja 18:34-35, “Sesudah itu ia berkata: “Penuhilah empat buyung dengan air, dan tuangkan ke atas korban bakaran dan ke atas kayu api itu!” Kemudian katanya: “Buatlah begitu untuk kedua kalinya!”

Dan mereka berbuat begitu untuk kedua kalinya. Kemudian katanya: “Buatlah begitu untuk ketiga kalinya!” Dan mereka berbuat begitu untuk ketiga kalinya sehingga air mengalir sekeliling mezbah itu; bahkan parit itupun penuh dengan air.”

Elia sungguh luar biasa, di tengah-tengah kekeringan yang luar biasa, dia mempersembahkan air sampai berlimpah-limpah. Dan saya percaya air pada waktu itu lebih berharga daripada emas. Saya tidak tahu apa yang ‘mahal’ dalam hidup Saudara. Abraham disuruh Tuhan untuk mempersembahkan Ishak, pada waktu itu Ishak adalah sesuatu yang paling mahal dalam hidup Abraham dimana Abraham mendapatkan Ishak pada masa tuanya. Mungkin Tuhan juga sedang meminta yang ‘mahal’ dari Saudara. Mungkin itu adalah uang, kekuasaan, harga diri Saudara atau mungkin sesuatu yang mahal dari Saudara adalah sakit hati. Tuhan berkata, “Ampuni dia…”, tetapi Saudara menjawab, “Mana bisa, Tuhan? Saya lihat wajahnya saja neg…mana mungkin?”. Itu sesuatu yang mahal! Apakah Saudara mau melihat mujizat dalam hidup Saudara? Serahkan kepada Tuhan kalau Dia meminta yang paling mahal termasuk sakit hati tadi.

4.Memuliakan Tuhan

1 Raja-raja 18:36-37, “Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: “Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini. Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali.” Biasanya kalau orang berdoa untuk mujizat akan berkata, “Tuhan, biarlah hamba-Mu dipakai oleh Tuhan untuk mengadakan mujizat ini!”.

Tetapi Elia tidak menambah-nambahkan seperti itu. Dia hanya berkata, “Aku ini hamba-Mu,Tuhan.

Biarlah hanya nama-Mu yang ditinggikan. Kalau mujizat itu terjadi, biarlah orang tahu bahwa Engkaulah yang membuat mujizat itu dan mereka bertobat!”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s