Tuhan Pasti Menolong

Bacaan hari ini: Mazmur 13:1-6
“Pandanglah kiranya, jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati.” (Mazmur 13:4)

Mazmur 13 ini adalah sebuah doa Daud di tengah kesulitan yang dia hadapi, dimana ia dikejar Raja Saul. Ini adalah masa yang sangat berat; sampai Daud merasa Allah melupakannya; bahkan bukan hanya sekali, tetapi melupakannya terus-menerus (ay. 2). Di tengah-tengah pergumulannya itu, Daud melakukan sebuah hal yang baik sekali untuk kita tiru. Dalam ayat ke 4 dan 5, Daud menaikkan permohonan kepada Tuhan. Permohonan Daud sangatlah sederhana, hanya supaya Tuhan menjaga nyawanya dan agar tidak dikalahkan oleh musuh-musuhnya. Doa ini mungkin tidak terkesan rohani, tetapi Daud memberi sebuah contoh bahwa pada waktu kita datang ke hadapan Allah, apapun boleh kita minta, bahkan untuk urusan-urusan yang tampaknya “duniawi” sekalipun. Mazmur ini ditutup dengan sebuah keyakinan, bahwa kasih setia dan penyelamatan Tuhan akan dialami oleh Daud.

Apabila kita sedang bergumul seperti Daud; dan pergumulan itu berat, baik itu yang berkaitan dengan keluarga, kesehatan, pekerjaan, keuangan, relasi, pelayanan atau apapun juga, ada beberapa hal yang dapat kita teladani dari sikap Daud. Pertama kita mengakui segala perasaan kita di hadapan Allah. Jika kita merasa putus asa, ditinggal Tuhan, maka adalah hal yang wajar apabila kita menyatakan perasaan kita itu. Daud yang dekat dengan Tuhan pun, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Tuhan. Namun kita harus diingat, Daud tidak berhenti sampai di keluhan terhadap Tuhan saja, melainkan dia juga melakukan hal yang kedua, yaitu Daud minta pertolongan kepada Tuhan. Artinya, Daud selama ini telah meminta, tetapi Tuhan tidak menjawabnya. Sekarang setelah Daud mengeluh, dia kembali meminta kepada Tuhan. Di sini kita belajar untuk tidak putus asa dalam doa kita yang kita naikkan kepada Tuhan. Mungkin kita telah berdoa berhari-hari, bahkan bertahun-tahun, dan Tuhan belum memberikan, maka kita jangan berhenti berharap kepada Tuhan. Kita meminta karena kita percaya akan kasih setia Tuhan, kita percaya akan kuasa Tuhan yang dapat melakukan segala sesuatu untuk menolong kita.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s