Tuhan Itu Setia

Bacaan hari ini: Mazmur 31
“Pada-Mu, TUHAN, aku berlindung, jangan sekali-kali aku mendapat malu …” (Mazmur 31:2)

Ketika kita menghadapi persoalan hidup yang tak kunjung selesai, bahkan jalan kehidupan yang tidak bertambah baik, tentu membuat kita mempertanyakan kasih dan kesetiaan Tuhan kepada kita.

Tidak jarang mereka yang menyebut dirinya sebagai orang Kristen, kemudian berubah setia dan menyangkali imannya. Tapi bagaimana dengan Daud, tatkala ia harus menghadapi berbagai persoalan dalam hidupnya?

Dalam Mazmur 31 ini kita dapat menemukan bagaimana respons Daud terhadap persoalan yang dihadapi (ancaman musuh) dan bagaimana responsnya terhadap Tuhan.

Pertama, Daud tidak takut terhadap musuh, karena Tuhan-lah gunung batu dalam hidupnya (ay. 2-9).

Tidak takut dan tidak putus asa dalam menghadapi setiap persoalan adalah sikap yang tepat. Alasannya adalah, jika kita percaya bahwa Allah adalah gunung batu pertolongan kita, maka tidak ada alasan untuk putus asa! Daud sangat yakin bahwa Tuhan itu setia dan benar, dan tidak akan membiarkan orang yang dikasihi-Nya dipermalukan.

Kedua, Daud tidak mempertanyakan atau meragukan pertolongan Tuhan, tetapi merendahkan diri di hadapan-Nya (ay. 10-19).

Sikap yang tepat dalam menantikan pertolongan Tuhan bukanlah dengan meragukan “kehendak dan waktu” Tuhan dalam menolong kita, melainkan memohon belas kasihan-Nya. Bersabar dan percayalah kepada kuasa-Nya! Orang benar tidak akan ditinggalkan-Nya.

Ketiga, Daud percaya akan janji dan kasih setia Tuhan, yang akan menolong dirinya (ay. 20-25).

Daud menyaksikan bahwa kasih setia Tuhan tidak patut diragukan oleh umat-Nya. Pengalaman Daud membuktikan bahwa Tuhan itu adalah setia. Karena itu, ia mendorong orang benar untuk menguatkan dan meneguhkan hatinya dalam menantikan pertolongan Tuhan (ay. 25).

Bagaimana dengan saudara? Jika hari ini saudara sedang menantikan pertolongan Tuhan, janganlah ragu pada kasih setia Tuhan, melainkan tetaplah setia dan hidup benar di hadapan-Nya.

Janganlah memberontak, tetapi rendahkanlah diri di hadapan-Nya

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s