Kebahagiaan Orang Benar

Bacaan hari ini: Mazmur 112
“Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN …” (Mazmur 112:1)

Semua orang ingin hidup bahagia, tetapi tidak semua orang—bahkan sedikit saja—yang mau hidup sebagai orang benar. Kebanyakan orang berpikir bahwa kebahagiaan hidup lebih berkaitan dengan harta dan fasilitas hidup. Namun banyaknya orang kaya yang tidak bahagia membuktikan bahwa pandangan/pemikiran tersebut salah! Kebahagiaan tidak terjadi karena kepemilikan/kekayaan. Kebahagiaan terjadi di dalam relasi yang benar antara dua pihak yang terkait; suami-istri, orangtua-anak, pribadi-pribadi.

Orang benar adalah orang yang berusaha memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya di dalam relasi dengan pihak lain. Relasi pertama yang terjalin dengan benar adalah relasinya dengan Allah. Relasinya yang benar dengan Allah, mendatangkan kebahagiaan bagi dirinya. Kebahagiaan ini, ditularkan pada istri dan anak-anaknya. Anak-anaknya melihat bagaimana ayahnya hidup benar dan bergaul intim dengan Allah, dan dia menjadi ayah yang mengasihi istri serta anak-anaknya. Dia mendatangkan berkat bagi keluarga dan keturunannya, melalui keteladanan hidup nyata; kehidupan seorang yang benar.

Orang benar bukan saja sudah memenuhi tanggung jawabnya dalam relasinya dengan Allah dan terhadap keluarganya, tetapi dia juga hidup dalam relasi yang benar dengan sesama, di luar keluarga. Dia diberkati dan menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Dia berbagi dengan orang lain. Dia tidak takut hidupnya kekurangan dengan membagikan berkat kepada orang lain, karena dia kenal sumber berkatnya, dan dia sedang bergaul intim dengan sumber secara ideal. Dan dia dikenang banyak orang.

Banyak orang akan mengaguminya, tapi dia juga akan dimusuhi oleh mereka yang tidak mampu hidup benar. Orang iri melihat kebajikan hatinya, bagaimana dia berbagi berkat Tuhan dengan sesama yang membutuhkan. Yang mereka bisa lakukan adalah perbuatan dosa yang sesuai dengan hati mereka yang cemar. Pada akhirnya, kehidupan dan perbuatan dalam dosa akan membawanya menuai kehancuran.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s