Berkat Atas Rumah Tangga

Bacaan hari ini: Mazmur 128
“Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkannya!” (Mazmur 128:1)

Mazmur ini merupakan penyataan tentang rumah tangga yang diberkati Tuhan, yang dinikmati oleh semua anggota keluarga. Dinyatakan bahwa mereka memakan hasil jerih payahnya sendiri, bukan merupakan hasil rampasan atau curian. Sang istri akan seperti pohon anggur yang subur, sedangkan anak-anaknya akan seperti tunas pohon zaitun. Mereka akan diberkati dengan keturunan dan ayah ibunya akan melihat cucu-cucu mereka (ay. 5-6). Suatu gambaran akan kehidupan rumah tangga yang indah dan berbahagia; tetapi semata-mata itu terjadi karena berkat dari Tuhan. Bukankah setiap kita sebagai keluarga-keluarga di dalam Tuhan menginginkan hal tersebut?

Pertanyaannya adalah bagaimana bisa seperti itu? Ayat 1 dari Mazmur 128 adalah kuncinya. Dinyatakan, “Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkannya.” Jadi keluarga yang hidup dalam pemeliharaan dan berkat Tuhan adalah keluarga yang tiap-tiap anggotanya mau hidup takut akan Tuhan dan menuruti jalan Tuhan (firman Tuhan). Mazmur ini juga menyatakan bahwa ayah adalah pribadi yang bertanggung jawab untuk hal ini (ay. 4), “Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan Tuhan.”

Bagaimana seorang ayah hidup takut akan Tuhan di tengah-tengah keluarganya? Tentunya dengan cara hidup sesuai firman Tuhan dalam memimpin keluarganya. Dia adalah seorang kepala yang bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan keluarganya dengan bekerja keras, bukan bekerja yang tidak sesuai kehendak Tuhan. Dia adalah suami yang mengasihi istrinya seperti Kristus mengasihi jemaat. Dia adalah ayah yang memimpin anak-anaknya dan menjadi teladan bagi mereka, dalam hidup mengikut Tuhan. Dia adalah kepala rumah tangga yang memperhatikan pertumbuhan rohani setiap anggota keluarganya, sehingga istri dan anak-anaknya juga ditolong untuk hidup takut akan Tuhan dan taat akan firman Tuhan. Dia juga menolong keluarganya untuk tidak jatuh ke dalam dosa keserakahan akan materi dan kenikmatan hidup.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s