Keindahan Cinta

Bacaan hari ini: Kidung Agung 1-3
“… Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur, …” (Kidung Agung 1:2)

Kisah cinta dalam Kitab Kidung Agung menggambarkan kasih Allah terhadap umat-Nya dan Kristus dengan jemaat-Nya. Tentu saja, keindahan cinta insani yang terjalin antara mempelai perempuan dan mempelai laki-laki sesungguhnya berasal dari kasih Allah yang otentik. Dalam menjalin cintanya, kedua mempelai saling melemparkan pujian satu sama lain, seolah-olah di antara mereka tidak ada kejelekan untuk dicela. Tidak kebetulan bila nama kitab ini secara harafiah berarti “nyanyian atas segala nyanyian” atau juga bisa disebut “nyayian yang terbaik.”

Keindahan cinta yang dirasakan lebih nikmat daripada anggur. Bagi masyarakat Ibrani, minuman anggur tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Buah anggur bukan saja enak dipandang, enak dimakan, manis rasanya, buah anggur juga melambangkan keindahan dan kemewahan. Meski demikian, kenikmatan anggur yang sedemikian rupa tidak bisa dibandingkan dengan kisah cinta asmara yang sedang terjalin di antara mereka berdua.

Keindahan cinta sesungguhnya bak harum semerbak melebihi aroma apa pun, sehingga menutupi segala pandangan dan bentuk yang tidak enak dipandang. Sekalipun hitam, ia tetap terlihat cantik. Walaupun ia berkemah di balik tirai-tirai orang Kedar dan Salma dan kulitnya menjadi hitam karena terik matahari membakarnya, ia tetap kelihatan molek kedua pipinya. Ia adalah seorang kekasih, bagaikan sebungkus mur yang harum semerbak bau narwastu dan berparas cantik tiada duanya.

Keindahan cinta diibaratkan setangkai bunga pacar, seperti bunga bakung di lembah-lembah, bunga mawar dari Sharon, dan seperti apel di antara pohon-pohon di hutan. Kiasan-kiasan tersebut seperti tak habis-habisnya menceritakan betapa elok dan indahnya cinta yang dipancarkan oleh mempelai perempuan kepada mempelai laki-laki. Cinta kasih Tuhan kepada kita tentu melebihi kisah cinta mereka. Kita manusia berdosa yang tidak layak dicintai, tapi Kristus bersedia menjadi mempelai bagi kita yang terus memancarkan keindahan cinta-Nya untuk kita nikmati.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s