Tuhan Penolong Satu-Satunya

Bacaan hari ini: Yesaya 30-31
“Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, … tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus… dan tidak mencari TUHAN.” (Yesaya 31:1)

Pada saat situasi politik genting dan panas, bangsa Israel mendapat Pancaman yang mengerikan. Negeri Asyur yang saat itu merupakan negara berkekuatan adidaya, mengancam untuk menyerang dan menghancurkan mereka. Sebagai negara adidaya, Asyur jauh lebih kuat dibanding Yehuda. Ini membuat Yehuda gentar menghadapi kekuatan yang besar itu. Tetapi anehnya, mereka tidak meminta pertolongan dari TUHAN. Mereka lupa, bahwa TUHAN lah yang telah menyelamatkan mereka dari perbudakan bangsa Mesir.

“Pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi” adalah ayat emas yang memberikan kekuatan dalam menjalani hidup di dunia.
Ada 2 alasan mengapa kita harus menjadikan TUHAN, satu-satunya Penolong dalam kehidupan:

(1) Karena Tuhan adalah keselamatan kita (ay. 15).
Keselamatan itu akan kita dapatkan ketika kita mempunyai iman yang benar kepada Allah. Bertobat (kembali kepada Allah yang benar) dan tinggal di dalam Dia adalah sikap yang benar untuk mendapat keselamatan dan pertolongan. Tetapi yang dilakukan oleh bangsa Israel, justru meminta pertolongan dari Mesir yang sama sekali tidak berguna dan percuma (Yes. 30:7). Hal ini membuat Allah murka kepada mereka.

(2) Karena Tuhan adalah Pelindung (ay. 29).
Bagian ini merupakan tindakan Tuhan atas diri Asyur. Allah disebut sebagai “Gunung TUHAN.” “Gunung batu” mengacu pada diri ALLAH sendiri. Ungkapan “hendak naik Gunung Batu Israel” merupakan tindakan datang kepada Tuhan, agar Tuhan Sang Pelindung berkenan menolong mereka. Ungkapan “Gunung Batu Israel” bermakna “Sang Pelindung.” Sebagai Gunung Batu, Tuhanlah yang akan membentengi umat-Nya dari serangan musuh. Tuhan sendiri yang akan menghukum Asyur, karena Asyur melawan umat yang Dia kasihi (ay. 31-33). Tuhan adalah Gunung Batu dan Benteng yang teguh. Kita tahu bahwa Tuhan lah yang akan mengalahkan musuh-musuh kita dan menjaga kita agar tetap aman; sebab tidak ada musuh, sebesar apa pun, yang tidak tunduk kepada Pelindung yang Maha Kuasa.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s