Berpuasa Dengan Benar

Bacaan hari ini: Yesaya 58:1-12
“Berpuasa yang Kukehendaki ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman dan melepaskan tali-tali kuk …” (Yesaya 58:6)

Berpuasa adalah salah satu disiplin rohani yang penting dilakukan dalam kehidupan rohani orang percaya. Dengan berpuasa kita dengan sengaja menjauhkan diri dari makanan jasmani dan mengambil waktu berdoa serta mencari Dia, Sang Roti Hidup. Banyak orang melakukan puasa secara rutin untuk menjaga vitalitas dan kepekaan rohani secara kontinu. Berpuasa merupakan disiplin rohani yang baik untuk dilakukan oleh orang percaya.

Yang menarik dalam bagian firman hari ini, Tuhan menyatakan hal penting yang harus kita lakukan ketika kita berpuasa. Tuhan menginginkan umat-Nya tidak hanya sekadar berpuasa, namun berpuasa dengan benar. Puasa yang benar adalah puasa yang disertai dengan kehidupan menjauhi dosa dan kelaliman (ay.6). Puasa orang Israel ditolak oleh Tuhan karena sembari berpuasa, mereka tetap melakukan tindakan-tindakan yang jahat. Mereka menindas, berkelahi, memukul pekerja mereka dan memfitnah orang lain (ay. 3-4, 9). Puasa yang demikian tidak akan diindahkan oleh Allah di tempat maha tinggi (ay. 4).

Puasa yang benar adalah puasa yang disertai dengan hidup yang benar, menjauhi dosa dan kelaliman. Puasa yang benar harus disertai dengan perbuatan kasih: memerdekakan orang yang teraniaya, memecah roti bagi orang lapar, membawa orang miskin ke rumah, memberi pakaian orang yang telanjang, dan memuaskan hati orang yang tertindas (ay. 6-7, 10). Puasa yang disertai perbuatan benar seperti inilah yang diterima dan diperkenan oleh Tuhan.

Bagaimana dengan kebiasaan kita berpuasa? Apa kita menjalankan disiplin rohani yang baik ini dengan teratur? Berpuasa adalah suatu disiplin rohani yang berguna bagi kesehatan rohani kita. Mari kita menjalankan disiplin rohani ini. Tetapi ketika kita melakukannya, ingatlah bahwa Tuhan berkenan kepada mereka yang tidak hanya sekadar berpuasa, namun Ia senang kepada orang yang menjalankan puasa yang disertai komitmen meninggalkan dosa dan mengamalkan kasih kepada sesama.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s