Kemegahan yang Benar

Bacaan hari ini: Yeremia 9
“Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya …” (Yeremia 9:23)

Yeremia 9 ini berisikan ratapan nabi Yeremia atas dosa Yehuda dan pemberitahuan hukuman yang akan mereka alami. Bangsa Yehuda salah meletakkan kemegahan mereka. Mereka berpikir, karena mereka adalah umat pilihan Allah, bait Allah ada di tengah-tengah mereka, maka mereka akan menjadi bangsa yang kuat dan kaya. Namun satu yang mereka lupakan, bait Allah ada ditengah-tengah mereka, tetapi Allah tidak ada di tengah-tengah mereka. Dosa dan kekejian yang dilakukan bangsa Yehuda sudah membuat Allah memalingkan muka-Nya dari mereka. Allah jijik kepada mereka, bahkan Allah berketetapan untuk menghukum mereka dalam pembuangan. Di sini Allah ingin mengajarkan mereka, bahwa kemegahan mereka jangan karena bait Allah, tapi karena Allah. Walaupun bait Allah ada, jika Allah tidak ada, maka bangsa Yehuda tetap menjadi bangsa yang lemah. Walalupun bait Allah tidak ada, jika Allah ada, maka bangsa Yehuda tetap menjadi bangsa yang kuat. Bangsa Yehuda menjadi kuat karena Allah, bukan karena adanya bait Allah.

Bagaimana dengan kehidupan kita hari ini? Di mana kita meletakkan kemegahan kita? Banyak manusia meletakkan kemegahan mereka pada kekayaan mereka, kepandaian mereka, kekuasaan mereka, dan berbagai hal lainnya yang bersifat materi. Yeremia mengingatkan, janganlah seorangpun bermegah karena hal-hal yang sementara itu. Jika manusia ingin bermegah, maka harusnya manusia bermegah karena mengenal Tuhan yang telah memberi mereka kekayaan, kepandaian dan kekuasaan. Demikian pula hidup kita sebagai orang Kristen, kiranya Tuhan sajalah yang menjadi sandaran dan harapan hidup kita. Karena itu, bangunlah relasi yang baik dengan Tuhan, bukan sekadar nampak beribadah, tetapi hidup jauh dari Tuhan. Hiduplah sungguh-sungguh dekat dengan Tuhan, sebab di situlah letak kekuatan kita. Jika Tuhan ada di pihak kita, siapakah lawan kita? Marilah kita bermegah dalam Tuhan, bukan dalam kekuatan kita yang terbatas dan fana.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s