Status Quo

Bacaan hari ini: Yeremia 28
“Maka matilah nabi Hananya dalam tahun itu juga, pada bulan yang ketujuh.” (Yeremia 28:17)

Tidak mudah bagi kita memilih mana yang salah dan benar, ketika yang benar itu nampak salah dan yang salah itu nampak benar. Pada umumnya, kita akan memilih suara mayoritas, karena itu akan lebih mudah dan pasti menang.

Kondisi ini sedang dihadapi oleh nabi Yeremia. Kita tahu tidak banyak orang yang mendukungnya, bahkan orang yang mengenal dia benar pun, tidak berani bersuara. Ketika Hananya, sang nabi palsu itu menyuarakan “firman Allah” tentang kedamaian dan kemenangan Yehuda atas Babel, suara itu disambut baik oleh raja Zedekia dan para pembesarnya. Itulah yang mereka butuhkan, tetapi mereka tidak tahu, bahwa sesungguhnya Hananya hanyalah seorang nabi yang sedang mencari keuntungan pribadi. Ia tidak sedang membawa raja Zedekia dan rakyat Yehuda kepada pertobatan, tapi pada kesulian yang lebih besar, dengan meninabobokan mereka dalam nubuat-nubuat hiburan yang palsu (ay. 2-4; 12-16).

Beda dari Hananya, Yeremia mengingatkan mereka akan kebenaran, sekalipun nubuat itu bernada negatif, karena mereka harus tunduk pada raja Babel. Jika kita dalam kondisi yang sama dengan masyarakat Yehuda, manakah yang akan kita pilih, nubuat Hananya atau Yeremia? Ketika kita dalam situasi yang sulit, lalu ada seorang hamba Tuhan mengingatkan kita untuk setia, taat, dan tetap percaya kepada kuasa Tuhan, sedangkan yang lain meminta kita untuk percaya pada kekuatan kita sendiri, bahkan minta pertolongan dari kuasa lain, manakah yang kita pilih? Atau ketika kita melakukan kesalahan, dan kita ditegur oleh seorang hamba Tuhan untuk berbalik kepada-Nya, sedangkan yang lain memberikan penghiburan yang semu, dan berkata: “tidak apa-apa, Tuhan tahu kelemahanmu! Tuhan akan pulihkan kamu!” manakah yang akan kita pilih?

Rakyat Yehuda, raja dan pembesar memilih Hananya dan menolak Yeremia. Mereka tidak bertobat, tetapi mengikuti penghiburan palsu dan suara terbanyak (status quo), tanpa kebenaran. Akibatnya, hukuman yang hebat akan menimpa mereka. Bagaimana dengan Anda?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s