Memiliki Hati yang Takut Tuhan

Bacaan hari ini: Yeremia 52
“Zedekia berumur dua puluh satu tahun pada waktu ia menjadi raja dan sebelas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem … Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN tepat seperti yang telah dilakukan Yoyakim.” (Yeremia 52:1-2)

Zedekia adalah seorang raja yang tidak baik. Sebagai seorang yang dipercaya untuk memimpin rakyatnya, ia tidak melakukan tugasnya dengan baik. Ia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan, bahkan ia pun melakukan hal yang bodoh di dalam kepemimpinannya, sama seperti yang dilakukan oleh Yoyakim (ay. 1-2).

Pada awalnya, ia takluk kepada Babel dan membayar upeti, namun kemudian ia memberontak terhadap Babel (ay. 3; bdk. 2Raj. 24:20). Karena Yehuda pernah memberontak terhadap Babel sebelumnya, maka kali ini Babel tidak lagi berbelas kasihan kepadanya. Sehingga Babel mengepung Yerusalem sekitar dua tahun lamanya (ay. 4; bdk. 2Raj. 25:1-3) dan tembok kota Yerusalem pun, mereka hancurkan. Mengetahui hal tersebut, larilah raja dengan semua tentaranya meninggalkan kota tersebut (ay. 7). Namun demikian, mereka mampu dikejar dari belakang dan raja Zedekia dibawa untuk menghadap kepada raja Babel, sedangkan tentaranya kocar-kacir meninggalkannya, menyelamatkan diri sendiri (ay. 8-9).

Zedekia mendapat hukuman yang sangat mengerikan. Anak-anaknya disembelih di depan matanya (ay. 10), kemudian mata Zedekia dibutakan, lalu ia dibelenggu dengan rantai tembaga dan dibuang ke Babel, di rumah hukuman, sampai kepada hari matinya (ay. 11). Begitu pula imam kepala dan imam lainnya beserta pegawai istananya, mereka semuanya dibunuh (ay. 27a), dan orang Yehuda diangkut ke dalam pembuangan dari tanahnya (ay. 27b). Babel tidak hanya menghancurkan Yerusalem, rumah Allah juga dibakar (ay. 13-14), tiang-tiang tembaga dipecahkan, perkakas-perkakas dalam rumah Allah, diambil semuanya (ay. 17-23). Hal yang sama bisa juga terjadi kepada kita, jika kita tidak hidup takut akan Tuhan dan mentaati perintah-perintah-Nya.

Karena itu, segera bertobat sebelum Tuhan memutuskan hukuman-Nya. Ia adalah Tuhan yang penuh kasih. Jika kita mau bertobat dari segala kejahatan kita, maka Ia akan mengampuni kita dan tidak akan menghukum kita dalam murka-Nya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s