Tuhan Meninggalkan Bait-Nya

Bacaan hari ini: Yehezkiel 8
“Lalu firman-Nya kepadaku: Kaulihatkah itu, hai anak manusia? Perkara kecilkah itu bagi kaum Yehuda untuk melakukan perbuatan-perbuatan kekejian yang mereka lakukan di sini…” (Yehezkiel 8:17a)

Setelah Yerusalem ditaklukkan Nebukadnezar dan Yoyakim ditawan ke Babel (597 BC), maka Yoyakhin anaknya menggantikannya. Tidak lama berselang, Yoyakhin pun diangkut ke Babel dan Zedekia yang diangkat Nebukadnezar menggantikan Yoyakhin, saudara ayahnya (597-586 BC). Seharusnya ini menjadi momen bagi Yehuda di bawah kepemimpinan Zedekia untuk segera bertobat dan kembali kepada TUHAN. Namun karena kekerasan hati Zedekia dan juga para imamnya, dengan menajiskan Bait Allah di Yerusalem, maka TUHAN menghancurkan seluruh bangsa Yehuda (bdk. 2Taw. 36:11-21).

Nubuat yang disampaikan Yehezkiel dalam pasal 7 berkaitan dengan kehancuran Yehuda. Melalui nabi-nabi-Nya, TUHAN sudah memperingatkan bangsa Yehuda agar mereka bertobat dan kembali kepada TUHAN; namun bukannya mereka berbalik, bertobat, dan menyesali dosanya di hadapan TUHAN, mereka justru terus hidup dalam dosa dan kejahatannya. Mereka menajiskan Bait Allah, dan teguran dari nabi-nabi TUHAN, mereka abaikan. Itu sebabnya TUHAN menyatakan penghukuman-Nya kepada Yehuda. Nabi Yehezkiel menuliskan demikian: “Kini kesudahanmu tiba dan Aku akan mencurahkan murka-Ku atasmu dan Aku akan menghakimi engkau selaras dengan tingkah lakumu dan Aku akan membalaskan kepadamu segala perbuatanmu yang keji” (bdk. Yeh. 7:3).

Dari bagian yang kita renungkan ini, seharusnya sebagai umat TUHAN kita diingatkan untuk tidak mengabaikan peringatan-peringatan TUHAN yang disampaikan oleh hamba-hamba-Nya. Sama seperti bangsa Yehuda, telah diingatkan berkali-kali oleh TUHAN, melalui nabi-nabi-Nya, namun mereka tidak mau bertobat, akibatnya TUHAN menyatakan penghukuman-Nya. Demikian juga dengan kita, apabila kita tidak bertobat dari dosa-dosa kita dan tidak kembali kepada-Nya, maka saatnya akan tiba, TUHAN akan menyatakan penghukuman atas umat-Nya yang hidup dalam dosa. Marilah kita segera kembali kepada TUHAN, bertobat dan menyesali dosa-dosa kita. TUHAN pasti akan mengampuni dan memelihara kehidupan kita.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s