Allah Peduli

Bacaan hari ini: Hosea 4:1-19
“Dengarlah firman Tuhan, hai orang Israel, sebab TUHAN mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini …” (Hosea 4:1)

“Tidak mengetahui sesuatu itu bahagia!” Perkataan ini menjadi sebuah alasan yang sangat kuat bagi seseorang untuk mengabaikan sesuatu yang sangat penting (misal, kebenaran). Mengabaikan kebenaran merupakan dosa yang sering kali kita terus lakukan dalam kehidupan ini. Mengabaikan kebenaran bukanlah berarti kebenaran itu menjadi berubah. Kebenaran tetaplah kebenaran, meskipun kita mengabaikannya. Dosa seperti inilah yang perlu kita bereskan supaya tidak menenggelamkan kita. Setiap orang yang mengabaikan kebenaran adalah orang berdosa yang harus mempertanggung-jawabkan perbuatan dosanya di hadapan Allah.

Israel adalah umat yang dikasihi Allah. Bangsa yang memiliki ikatan perjanjian dengan-Nya. Namun, Israel berlaku seolah-olah tidak mengenal hukum Allah dan tidak memiliki ikatan perjanjian apa pun dengan diri-Nya. Itu sebabnya, Allah menggugat Israel (Hos. 4:1, kata asli: rib). Ungkapan ini merupakan kunci dan sentral dalam pemberitaan Hosea, tentang betapa dalam dan hebatnya kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan Israel. Bangsa Israel telah tidak setia kepada perjanjiannya. Kini Allah bertindak sebagai penuntut dan hakim (Hos. 12:1; Yes. 1). Israel bersalah karena telah berkali-kali melakukan pelanggaran, dan tidak memiliki kesetiaan (emet), juga tidak memiliki kasih (hesed), tidak memiliki pengenalan akan Allah dalam arti mengenal dan mematuhi kehendak-Nya.

Akibatnya, Israel jatuh ke dalam dosa amoral (Hos. 4:2). Hukum Taurat menjadi tidak berarti dan berfungsi sama sekali dalam hidup mereka. Para pemimpin agama, yang seharusnya menjadi panutan moral dan teladan hidup, justru adalah pelaku-pelaku kejahatan yang melanggar norma kebenaran (Hos. 4:6). Jadi pemaparan dosa yang dilakukan oleh Israel telah mengarah kepada satu sikap yang perlu diwaspadai, yaitu mereka memilih untuk mengabaikan ketetapan Allah dan firman-Nya. Sikap inilah yang mendatangkan penghukuman Allah yang dahsyat atas diri bangsa Israel dan para pemimpin umat pada waktu itu. Bagaimana dengan kita?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s