Kasih Setia Allah Terhadap Umat-Nya

Bacaan hari ini: Hosea 11:1-11
“Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih.” (Hosea 11:4a)

Salah satu kriteria mencari pasangan hidup adalah setia. Kesetiaan merupakan kebutuhan setiap orang. Namun, apa jadinya jika pasangan kita tidak lagi setia? Yang hanya adalah kehancuran dalam hubungan tersebut. Inilah yang dialami oleh umat Allah, yaitu bangsa Israel pada zaman itu; di mana Allah adalah setia terhadap umat-Nya, namun ternyata umat-Nya tidak lagi setia kepada Allah. Israel yang dilambangkan sebagai anak-anak Allah yang sejak muda ditebus, dikasihi, dan dididik dengan kasih setia Allah (ay. 1, 2, 4), mereka sudah tidak lagi setia terhadap Allah. Dahulu nenek moyang mereka diperbudak di Mesir, namun kasih Allah telah menyelamatkan mereka dan mengikatkan diri-Nya kepada mereka melalui ikatan Perjanjian Sinai. Ternyata Israel tidak tahu balas budi, mereka telah melanggar perjanjian Tuhan, bahkan pergi meninggalkan Tuhan dengan menyembah Baal/dewa-dewa di sekeliling mereka (ay. 2, 7).

Perzinahan rohani ini berakibat fatal terhadap kehidupan moral dan aspek hidup yang lain. Maka Allah menghukum mereka karena kejahatan mereka (ay. 5, 6). Tetapi dalam kasih sayang-Nya yang luar biasa, Ia tetap memanggil dan menyelamatkan mereka untuk kembali kepada-Nya (ay. 4, 8, 9). Tujuan Allah menghukum Israel adalah supaya mereka bertobat dan menyadari akan segala dosa-dosa mereka, serta berbalik dan bertobat mengikuti TUHAN (ay. 10). Dengan demikian, TUHAN akan memulihkan keadaan Israel seperti semula. Kejahatan yang telah Israel lakukan tidak dapat menghapuskan kasih Allah kepada mereka.

Betapa besar kasih dan kesetiaan Tuhan kepada umat-Nya. Sekalipun kita telah melakukan banyak dosa, Dia adalah Allah dan bukan manusia (ay. 9b), maka di dalam kekudusan dan kesetiaan-Nya, Ia mengampuni dan memulihkan kehidupan umat-Nya yang sungguh-sungguh mau bertobat. Namun, janganlah dengan sengaja kita melakukan dosa terus-menerus supaya semakin bertambah-tambah lah kasih karunia Allah (Roma 6:1-2), marilah kita mematikan segala dosa-dosa kita.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s