Keselamatan dari Tuhan

Bacaan hari ini: Habakuk 3:1-19
“Namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.” (Habakuk 3:18)

Hari ini adalah satu hari menjelang perayaan Natal bagi setiap kita orang percaya; momen dimana kita memperingati kehadiran Allah sebagai manusia yang tinggal di antara manusia dan kemudian menyerahkan diri-Nya untuk disalibkan demi penebusan kita dari segala hukuman dosa. Momen ini menyadarkan kita, bahwa kita membutuhkan pertolongan Allah untuk menyelamatkan kita dan memperbaharui hidup kita dari kecenderungan untuk berbuat dosa.

Pasal ini adalah tanggapan Habakuk kepada jawaban Allah dalam pasal sebelumnya. Di tengah-tengah dosa dunia dan hukuman Allah, dia telah belajar untuk hidup dengan iman kepada Allah dan mengandalkan kebijaksanaan dari Allah. Habakuk tahu bahwa umat Allah telah berdosa dan akan mengalami hukuman-Nya. Dalam situasi ini, ia memanjatkan dua permohonan, yaitu: (1) memohon agar Allah datang di antara umat-Nya. Habakuk sadar bahwa umat Allah tidak akan selamat jika Tuhan tidak campur tangan dalam hidup mereka dengan mencurahkan kasih karunia-Nya; (2) memohon agar Allah tetap berkenan menunjukkan kasih sayang-Nya sehingga umat-Nya dapat bertahan menghadapi kesulitan hidup. Bagi Habakuk, Allah akan menjadi Juruselamatnya dan sumber kekuatan yang tak putus-putus.

Di momen menjelang Natal ini, kiranya Tuhan memampukan kita untuk selalu mensyukuri karya keselamatan dari-Nya. Bukankah kehadiran Tuhan di antara umat-Nya dan kasih sayang Tuhan yang Habakuk doakan, telah kita dapatkan di dalam diri Kristus, lahir dan tinggal dalam kehidupan orang percaya? Karena itu, mari kita tidak mengukur kebaikan Tuhan dari berkat materi ataupun kenyamanan hidup saja, melainkan mengingat kekuatan yang Dia berikan bagi kita melalui Kristus sehingga menang atas dosa dan segala pergumulan dari hari ke hari, sebagaimana doa Habakuk. Mari kita berkata seperti Habakuk, “Sekalipun pohon ara tidak berbunga, … namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN,… yang menyelamatkan aku” (Hab. 3:17-18).

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s