Janganlah Seperti Mereka

Bacaan hari ini: Matius 6:1-18
“Jadi janganlah kamu seperti mereka …” (Matius 6:8)

Tuhan Yesus memperingatkan para murid agar mereka tidak menjadi seperti orang-orang munafik (ay. 2). Di mana mereka melakukan segala kegiatan agama mereka, baik dalam hal memberi sedekah, berdoa maupun berpuasa, dengan maksud agar dilihat dan dipuji oleh orang (ay. 2, 5, 16). Mengapa Tuhan Yesus memperingatkan para murid agar tidak berlaku munafik seperti mereka?

Menurut Tuhan Yesus, apa yang telah mereka perbuat tersebut, yang kelihatannya sebagai perbuatan ibadah kepada Allah, sesungguhnya tidak ditujukan kepada Allah. Jelaslah bahwa motivasi mereka hanya untuk mencari kemuliaan dan pujian bagi diri mereka sendiri dan bukan untuk pujian dan kemuliaan bagi Allah. Menurut Tuhan Yesus, apa yang telah mereka lakukan tersebut, sesungguhnya mereka telah mendapatkan upahnya, karena mereka sudah dilihat, dikagumi dan dipuji oleh orang yang melihat perbuatan mereka. Alangkah tidak berartinya upah mereka itu. Apa faedahnya jika kita menerima pujian dari sesama pelayan, tetapi Tuan kita tidak berkata, “Baik sekali perbuatanmu itu.” Jika kita hanya mengharapkan pujian manusia, maka upah yang tidak berarti itulah yang hanya menjadi bagian kita. Mereka melakukannya agar dilihat orang, dan itulah yang mereka dapatkan, yaitu orang-orang melihat mereka.

Dalam bacaan kita pagi ini, Tuhan Yesus tidak menginginkan para murid-Nya bersikap seperti mereka. Peringatkan Tuhan tersebut bukan hanya untuk para murid Tuhan pada waktu itu, tetapi juga untuk kita yang menjadi murid Tuhan pada masa kini. Marilah kita memperhatikan dengan seksama kewajiban ibadah kita, dan janganlah tertuju untuk mendapatkan pujian manusia, tetapi kepada Allah saja. Karena itu, dalam melakukan kegiatan ibadah kita, hindarilah setiap hal yang cenderung membuat kita dikenal orang, tetapi sebaliknya biarlah Allah yang dikenal orang melalui ibadah kita. Biarkanlah hanya Allah yang mengetahui segala ibadah yang kita lakukan bagi-Nya. Dengan demikian, segala ibadah kita mendatangkan kemuliaan bagi Allah.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s