Meminta Tanda

Bacaan hari ini: Matius 12:38-40
“Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.” (Matius 12:40)

Persoalan yang ditanyakan para Ahli Taurat dan orang Farisi harus dimengerti dengan baik. Dalam perjalanan pelayanan Tuhan Yesus, Ia banyak melakukan berbagai mukjizat, seperti: menyembuhkan orang pada hari sabat (bdk. Mat. 12:9-15b), mengusir setan dan roh jahat (bdk. Mat. 22:22-37 dan Mat. 12:43-45). Selain itu Tuhan memiliki otoritas yang melampaui hukum Taurat (bnd. Mat. 12:10-13). Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menjadi terkejut atas apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus. Itu sebabnya orang Farisi meyakinkan diri mereka dan orang banyak bahwa Tuhan Yesus mengusir setan dengan Beelzebul (bnd. Mat. 12:24).

Namun Tuhan Yesus menjelaskan kepada mereka, dengan kuasa apakah Ia mengusir setan. Tuhan Yesus memberikan argumentasi yang panjang mengenai hal ini (bnd. Mat. 12:26-32). Itu sebabnya di dalam perdebatan itu, para ahli Taurat dan orang-orang Farisi mempertanyakan, “tanda dari Tuhan Yesus” untuk meyakinkan diri mereka bahwa Yesus adalah Mesias, yang datang dari Allah. Para ahli Taurat dan orang Farisi akan percaya kepada Yesus, seandainya Tuhan Yesus memberikan tanda yang mereka minta. Namun Tuhan Yesus tidak menjawab mereka secara langsung, melainkan memberikan analogi tentang Yunus yang berada di dalam perut ikan dan Anak Manusia yang berada di dalam perut bumi. Penjelasan Tuhan Yesus secara tidak langsung menubuatkan tentang kematian-Nya dan dikubur selama 3 hari. Tidak ada tanda lain untuk menyatakan identitas-Nya, selain tanda kematian dan penguburan-Nya.

Apakah yang dapat kita pelajari dari bagian ini? Kadang kita bersikap seperti para ahli Taurat dan orang Farisi yang selalu menuntut “tanda atas apa yang Allah kerjakan di dalam kehidupan kita.” Kita seakan-akan tidak yakin bahwa Allah terus bekerja dan berkarya di dalam hidup kita. Satu hal yang harus kita pahami dan yakini adalah, bahwa Allah telah melakukan yang terbaik atas hidup kita, karena Dia yang telah menebus hidup kita. Saatnya kita mempercayakan hidup kita di tangan Allah. Amin.

Blessings

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s