Iman yang Mampu Memindahkan Gunung

Bacaan hari ini: Matius 17:14-21
“… Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana …” (Matius 17:20)

Seorang ayah datang kepada Tuhan, menyembah dan mohon belas kasihan Tuhan untuk anaknya yang sakit ayan. Dia sudah membawa anak ini kepada murid-murid Tuhan. Sangat mungkin ketika Tuhan memberi mereka tugas untuk pergi melayani, kuasa telah diberikan kepada mereka (Mat. 10:1, 5-15); kuasa untuk mengusir setan dan menyembuhkan berbagai penyakit, dan mereka punya pengalaman berhasil (Luk.9:6). Maka ketika orang ini datang membawa anaknya, murid-murid pun dengan semangat mencoba untuk menyembuhkannya. Semua yang mereka pernah pelajari, ditambah dengan pengalaman mereka sendiri, ternyata tidak dapat menyembuhkan anak itu. Mereka pun diam saja.

Ketika Tuhan menyembuhkan anak itu, mereka baru bertanya mengapa mereka tidak mampu melakukannya. Dengan tegas Tuhan mengatakan bahwa mereka kurang beriman. Tapi di sini Tuhan bukan sedang bicara kuantitas, karena selanjutnya Tuhan bilang bahwa kalau mereka mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, maka mereka akan mampu melakukan hal-hal yang besar. Tidak mungkin iman para murid itu lebih kecil dari biji sesawi yang ukurannya hanya kurang dari 0.5 mm. Biji sesawi secara ukuran adalah sangat kecil, dan tidak mungkin mempunyai semua syarat untuk hidup dan menjadi besar dalam dirinya sendiri. Faktor eksternal, seperti; tanah, air, matahari, itulah yang memberi pertumbuhan kepada biji yang kecil itu.

Kesalahan para murid sangat mungkin adalah dalam hal ini; mereka lebih mengandalkan teori dan pengalaman masa lalu. Mereka sama sekali telah salah fokus. Mereka belum mengerti bahwa yang membuat pelayanan mereka berkuasa itu bukan teori, bukan pengalaman, tetapi kuasa yang Tuhan sudah berikan kepada mereka. Tuhanlah yang empunya kuasa, dan kepada Tuhanlah seharusnya mereka bersandar total, bukan kepada teori atau pengalaman mereka yang begitu terbatas. Para murid, dijanjikan memiliki iman yang memindahkan gunung, serta pengalaman kuasa yang luar biasa. Masih adakah kuasa seperti itu dalam kehidupan Gereja hari ini?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s