Pembelajaran dari Peristiwa Yudas

Bacaan hari ini: Matius 27:1-10

“Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” (Matius 27:4)

Penyesalan selalu muncul belakangan. Itulah yang terjadi dalam diri seorang murid Tuhan yang bernama Yudas Iskariot. Yudas adalah seorang yang cinta uang. Demi uang, ia rela melakukan apa saja tanpa penyesalan. Demi uang ia rela menjual Gurunya kepada para imam dengan harga 30 keping perak. Tetapi kali ini, apa yang dia lakukan demi uang telah membuatnya menyesal. Mengapa? Karena dia sama sekali tidak mengira bahwa Tuhan Yesus yang dijualnya 30 keping perak itu, harus dihukum mati. Mengetahui hal tersebut, Yudas sangat menyesal.

Sayang sekali, penyesalan itu datang terlambat. Tindakan Yudas mengembalikan uang dari hasil menjual Yesus, tidaklah dapat mengubah keadaan. Yesus tetap akan dihukum mati. Karena keputusan para imam dan tua-tua Yahudi untuk membunuh Yesus tidak dapat diubah dengan uang yang Yudas kembalikan kepada mereka; karena sesungguhnya, keputusan mereka untuk membunuh Yesus, didasari oleh kebencian mereka yang mendalam pada Yesus dan sudah jauh-jauh hari mereka telah merencanakan untuk membunuh Yesus. Tindakan Yudas, yang menjual Yesus dengan 30 keping perak hanya sebagai alat bagi mereka untuk mewujudkan rencana keji mereka membunuh Yesus. Yudas menyesal, hingga akhirnya ia memutuskan untuk memilih jalan pintas, mengakhiri hidupnya secara tragis dengan bunuh diri.

Dari peristiwa tragis yang dialami Yudas ini, marilah kita belajar bahwa sebagai murid Tuhan, kita pun harus hati-hati dengan tindakan yang kita ambil. Sebagaimana Yudas yang mendengar bahwa perbuatannya yang berdosa akan menyebabkan kematian Yesus; demikian juga perbuatan kita, pasti berpengaruh kepada orang lain, entah bagi kebaikan atau bagi keburukan. Banyak hal yang terjadi oleh karena tindakan kita, tidak dapat dihentikan sehingga akibatnya yang merusak dan buruk menimpa kita dan juga orang lain. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjauhi semua perbuatan dan rencana yang mungkin akan mengakibatkan hal-hal yang merugikan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s