Pengabaian Terhadap Kasih Tuhan

Bacaan hari ini: Markus 12:1-12
“Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.” (Markus 12:11)

Ketika kita membaca perikop Markus 12:1-12, tentang “penggarap-penggarap kebun anggur,” kita akan menangkap sebuah pesan yang jelas tentang ironi para ahli Taurat dan imam kepala yang digambarkan sebagai “para penggarap kebun anggur,” sebuah pekerjaan yang mereka bisa dapatkan, jika pemilik kebun anggur itu meminta mereka bekerja/menyewakan kepadanya; tetapi, mereka justru tidak bersyukur, melainkan memukul dan membunuh para utusan maupun anak majikan yang empunya kebun anggur tersebut.

Perumpamaan ini dipakai Tuhan Yesus untuk menegur dosa mereka di hadapan Allah, namun mereka tidak bertobat; sebaliknya mereka ingin membunuh Tuhan Yesus (ay. 12).

Apa yang kita dapat pelajari dari perumpamaan ini untuk kita hari ini?

(1) Jika kita dapat melayani Tuhan atau menjadi pekerja di ladang-Nya, janganlah kita sombong, atau kita ingin menguasai apa yang seharusnya menjadi milik Tuhan.

Kita dapat melayani Dia, karena kasih-Nya kepada kita. Menjadi seorang “penggarap kebun anggur” Tuhan adalah sebuah kepercayaan, dan itu terjadi hanya karena perkenanan-Nya. Oleh karena itu, ketika kita melayani Dia, kiranya Tuhan tetap menjadi “Tuan” atas kita, dan bukan kita yang menjadi “Tuan” atas apa yang menjadi milik-Nya. Kita adalah pengelola, Dialah Pemiliknya.

(2) Ketika Tuhan mengingatkan kita untuk memberikan apa yang menjadi hak-Nya, entah itu hidup kita, hasil pekerjaan kita, dan sebagainya, janganlah kita mengeraskan hati kita di hadapan-Nya.

Sebagai “pemilik kebun anggur,” Tuhan memang layak menerima bagian yang seharusnya kita berikan kepada-Nya. Jika kita melakukan hal sebaliknya, maka sama seperti penggarap-penggarap kebun aggur itu, kita tidak merasakan kasih Tuhan, tetapi murka-Nya. Ia akan mendisiplin kita, sampai kita menyadari, bahwa Tuhanlah yang Empunya segalanya, termasuk kehidupan kita.

Karena itu, marilah kita hidup bagi Dia, mengerjakan pekerjaan yang baik bagi Dia, dan memberikan yang terbaik bagi Dia.

 

Blessings

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s