Engkau Adalah Anak Allah

Bacaan hari ini: Lukas 4:31-41
“… Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar.” (Lukas 4:36)

Setelah dicobai Iblis, Yesus memulai pelayanan-Nya. Ia kembali ke Galilea dan memberitakan firman Tuhan di Nazareth, kota kelahiran-Nya. Namun rupanya, Yesus ditolak di sana. Maka pergilah Yesus ke Kapernaum untuk mengajar di kota ini; Dia melakukan banyak mukjizat, mengusir setan dan menyembuhkan berbagai penyakit. Melalui hal-hal ajaib yang Tuhan Yesus lakukan, Lukas ingin memaparkan kepada para pembacanya tentang kemesianikan Yesus. Sangat ironi sekali bila kita melihat bagaimana Iblis mengenal Yesus sebagai Anak Allah, yang kudus dari Allah, tetapi manusia, yang kepadanya Mesias itu datang untuk menyampaikan berita pembebasan dan keselamatan dari dosa dan cengkeraman Iblis, justru tidak percaya kepada-Nya.

Kuasa Yesus atas setan dan penyakit harusnya memberikan kepada kita keyakinan bahwa kita bisa berserah dan selalu bersandar kepada-Nya. Ia mampu menolong kita dalam segala pergumulan dan kesulitan hidup yang kita hadapi. Tuhan bukan saja menyatakan kuasa-Nya, tetapi juga menunjukkan kepada kita belas kasihan-Nya terhadap penderitaan dan kesusahan manusia. Jika kita memiliki Tuhan yang bukan saja berkuasa, tetapi juga peduli akan pergumulan yang kita hadapi, hal apa lagi yang perlu kita takutkan?

Saat ini, apabila kita sedang bergumul dengan berbagai sakit penyakit, bergumul dengan masalah rumah tangga atau kebutuhan finansial, atau bergumul dengan masa depan kita, dengan pergaulan anak-anak kita, mari kita bawa semua pergumulan kita itu ke hadapan Tuhan. Janganlah kita menghadapi semuanya itu dengan mengandalkan hikmat dan kekuatan diri sendiri yang terbatas. Percayalah kepada-Nya dan biarkan Tuhan bertindak pada waktu-Nya; maka segala sesuatu akan indah pada waktu-Nya. Jika kita percaya bahwa Tuhan kita hidup dan berkuasa, janganlah gentar dan terus-menerus hidup dalam kekuatiran. Marilah kita percaya akan kuasa-Nya yang tidak pernah berubah, baik pada masa lalu, sekarang dan yang akan datang; bahkan sampai selama-lamanya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s