Keberadaan Setan

Bacaan hari ini: Lukas 8:26-39
“Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi.” (Lukas 8:28)

Dunia ini bukan hanya kotor dengan debu dan sampah, tetapi juga penuh dengan anasir-anasir roh-roh jahat yang tidak kelihatan. Orang Kristen sesungguhnya diperhadapkan dua macam musuh berat. Seperti yang dikatakan oleh Paulus dalam Efesus 6:12, “Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” Demikian juga kisah seorang yang kerasukan setan namun ia tidak dapat melepaskan diri dari kuasa setan.

Keberadaan setan sulit diketahui karena tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Namun ini tidak berarti setan tidak ada di sekeliling kita. Kitab Injil banyak mencatat peristiwa tentang keberadaan setan (Mat. 9:32; Mrk. 1:34). Baik dalam rumah-rumah kosong dan kumuh, dalam tubuh manusia maupun di tempat-tempat angker atau di pekuburan. Demikian juga ahli-ahli Taurat menggunakan nama “Beelzebul” dan penghulu setan pada saat menolak kuasa kesembuhan yang dilakukan Tuhan Yesus. Pada waktu Yesus mendarat di tanah Gerasa yang terletak di daerah Galilea, datanglah seorang yang kerasukan setan menemui Dia. Lalu Yesus berdialog dengan setan itu dan bertanya kepadanya, “Siapa namamu?” Jawabnya: “Legion.” Ini berarti, keberadaan setan itu benar-benar ada. Namun kita tidak perlu takut, sebab kuasa Tuhan Yesus lebih besar daripada kuasa setan. Lalu orang ini disembuhkan setelah setan-setan itu keluar dari tubuhnya dan masuk ke dalam babi-babi dan mati di jurang.

Kesukaan setan selalu mengganggu kenyamanan manusia. Salah satu tempat kediaman setan adalah dalam tubuh manusia. Laki-laki dan perempuan menjadi sasaran setan untuk dirasuki (Mat. 17:18; Mrk. 7:26). Keadaan tubuh manusia sangat menderita ketika dirasuki setan; ada yang menjadi buta dan tuli (Mat. 12:22), dan ada yang sakit ayan (Mat. 17:18). Penderitaan orang ini sulit disembuhkan secara medis, kecuali kuasa dari Tuhan Yesus

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s