Kasih-Nya Mencari Kita

Bacaan hari ini: Lukas 15:1-10
“Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.” (Lukas 15:10)

Dalam bacaan hari ini, Tuhan Yesus mengajarkan 2 perumpamaan yang boleh mengingatkan orang Farisi dan ahli Taurat akan kasih Tuhan kepada manusia berdosa. Perumpamaan ini menyatakan bahwa manusia yang berdosa adalah manusia yang terhilang dari hadapan Tuhan. Namun Tuhan tidak menolak manusia berdosa, bahkan Tuhan mencari manusia yang berdosa. Hal ini dilambangkan dengan sang gembala yang mencari domba yang hilang, atau perempuan yang mencari dirham yang hilang. Bahkan perumpamaan ini menggambarkan bahwa satu jiwa manusia berdosa adalah begitu berharga, sehingga malaikat di surga akan bersukacita ketika ada satu manusia berdosa bertobat dan kembali kepada Tuhan.

Perumpamaan ini juga menyatakan sikap yang tepat bagi manusia berdosa yang mendapatkan kasih dari Tuhan, sikap itu adalah pertobatan. Kasih Tuhan atas manusia berdosa adalah begitu besar, dan dinyatakan melalui Tuhan Yesus yang datang ke dalam dunia ini untuk mencari dan menyelamatkan manusia berdosa (Luk. 19:10). Tuhan Yesus memberikan nyawa-Nya untuk mati di atas kayu salib menebus dosa manusia. Tetapi itu bukan berarti bahwa manusia berdosa dengan enak menerima penebusan dosa tersebut. Pertobatan adalah yang diperlukan. Apakah itu pertobatan? Pertobatan adalah perubahan hidup; dulu ketika berdosa manusia hidup untuk dirinya dan semau dirinya, tetapi ketika ia percaya dan menerima pengampunan Tuhan, maka manusia itu hidup bagi Tuhan dan seturut kehendak Tuhan. Karena itu, kita mengenal istilah Kristen “KTP” (Kristen Tanpa Pertobatan), yaitu orang yang mengaku Kristen, percaya Tuhan Yesus, tetapi dalam hidupnya tidak nampak pertobatan yang sejati.

Bagaimana dengan kehidupan Kristen kita? Apakah kita telah percaya kepada Tuhan Yesus dan menerima pengampunan dosa melalui Dia? Jika kita sudah bertobat, maka mari kita menghidupi keselamatan kita dengan benar. Kasih Allah janganlah disia-siakan. Marilah kita mengarahkan hidup kita kepada Tuhan dan hidup seturut kehendak-Nya. Amin.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s