Maria Memberi yang Terbaik

Bacaan hari ini: Yohanes 12:1-26
“Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku. Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu.” (Yohanes 12:7-8)

Ketika membaca peristiwa Maria dari Betania meminyaki kaki Tuhan Yesus dengan minyak Narwastu yang mahal, mungkin kita berpikir, bukankah ini memang sebuah pemborosan? Karena minyak itu dipersiapkan untuk pernikahan seorang gadis, membasuh tubuhnya pada saat pernikahannya. Bukankah kebiasaan orang Yahudi adalah cukup dengan air, untuk membasuh kaki dari tamu? Tentu sebuah pemborosan yang tidak perlu, sekalipun dilakukan untuk Tuhan, karena Tuhan pun tidak ingin diperlakukan demikian “boros,” bukan?!

Namun jawaban Tuhan Yesus sungguh mengherankan, “Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku” (Yoh. 12:7). Rupanya Tuhan memiliki perspektif yang berbeda dengan orang lain, sehingga Ia menerima persembahan itu. Alasannya, pertama, karena Tuhan melihat motivasi hati Maria yang murni, karena kasih Maria kepada Tuhan, yang sungguh ingin memberikan yang terbaik untuk Tuhan Allahnya, yang telah menolong dia dan keluarganya (Yoh. 11). Seorang yang mengenal Tuhan, dan memiliki relasi yang intim dengan Tuhan, adalah seorang yang tahu berterima kasih dan rindu memberikan yang terbaik untuk membalas cinta kasih Tuhan, tanpa peduli dengan mahal-tidaknya pengorbanannya, atau berdasar pantas-tidaknya, layak-tidaknya penilaian orang lain. Bagi orang yang bersyukur, segala-galanya yang ia persembahkan tidak cukup untuk mengungkapkan syukurnya atas kasih Tuhan yang besar. Demikianlah Maria. Bagaimana dengan persembahan kita di hadapan Tuhan?

Kedua, yang membuat Tuhan Yesus menerima persembahan tersebut adalah Ia melihat persembahan tersebut sebagai sebuah nubuatan akan pengorbanan-Nya, kematian-Nya bahkan dikuburkan! Orang lain mencium bau wangi minyak tersebut, Tuhan Yesus justru mencium bau jalan salib penderitaan yang harus Ia jalani sampai akhir.

Apa yang dilakukan Maria ini merupakan sebuah konfirmasi akan jalan salib dan kematian Tuhan Yesus. Bagaimanakah dengan Anda? Marilah kita memberikan yang terbaik demi kemajuan pekerjaan Tuhan!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s