Hidup Sesuai Pengakuan Iman

Bacaan hari ini: Kisah Para Rasul 5:26-42
“Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.” (Kisah Para Rasul 5:29)

Dalam Perjanjian Lama, kita mengenal Sadrakh, Mesakh dan Abednego sebagai contoh orang-orang yang begitu gigih dalam komitmen mereka kepada Tuhan. Ketika disuruh menyembah patung raja, mereka tidak mau melakukannya, sekalipun hukumannya adalah mati di bakar dalam perapian (Dan. 3). Mengapa mereka tidak mau? Karena mereka mempunyai keyakinan iman; sekalipun Tuhan yang mereka sembah tidak menyelamatkan mereka, sekali-kali mereka tidak akan goyah dari iman mereka kepada Tuhan. Inilah prinsip dari iman yang teguh di dalam Tuhan.

Demikian juga dalam Perjanjian Baru, khususnya dalam kitab Kisah Para Rasul, kita diperkenalkan dengan para rasul yang juga begitu gigih dalam komitmen mereka kepada Tuhan. Ketika dilarang keras untuk mengajar dalam nama Yesus (ay. 27-28), Petrus dan rasul-rasul meresponi larangan tersebut dengan suatu penyataan yang luar biasa. Katanya: “Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia” (ay. 29).

Ini adalah suatu penyataan sikap yang sangat tegas dan pemberani sekali dari mereka, di mana mereka tidak takut akan ancaman apa pun. Sekalipun sekelompok elit agama yang berkuasa pada waktu itu melarang mereka dengan keras untuk memberitakan nama Yesus (ay. 22, 24, 34), namun mereka akan tetap setia untuk memberitakan Yesus. Mengapa?

Karena mereka tahu dengan jelas bahwa Yesus yang telah disalibkan oleh orang-orang Yahudi itu adalah sungguh Mesias yang diutus Allah untuk menyelamatkan mereka (ay. 29-32). Itulah sebabnya mengapa mereka memiliki pendirian yang keras seperti itu.

Bagaimana dengan kita? Apa kita juga mempunyai prinsip iman yang teguh, dalam menaati Tuhan lebih daripada manusia? Ataukah kita telah menjadi orang yang tidak memiliki prinsip, sehingga kita lebih banyak kompromi dengan dunia ini daripada Tuhan?

Sadarilah, Iblis tidak pernah tinggal diam. Dengan berbagai cara ia terus dan akan terus berusaha untuk menghadang pemberitaan Injil Yesus Kristus sampai sekarang.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s