Tantangan Dalam Penginjilan

Bacaan hari ini: Kisah Para Rasul 17:1-15
“Banyak di antara mereka yang menjadi percaya…” (Kisah Para Rasul 17:12)

Dari bagian Kisah Para Rasul 17:1-9, kita mengetahui bahwa saat itu Paulus dan Silas sedang berada di kota Tesalonika. Tesalonika adalah kota termaju dan terkaya di wilayah Makedonia. Di kota ini, ajaran Paulus mulai diterima oleh masyarakat luas. Tesalonika adalah kota yang otonom, meskipun tetap di bawah kekuasaan Romawi. Pada ayat 2-3 dituliskan bahwa Paulus masuk ke dalam rumah ibadat/sinagoge dan mengajarkan Injil Kristus: Yesus adalah Mesias, Sang Juruselamat bagi orang berdosa. Tuhan memakai upaya penginjilan yang dilakukan Paulus dan Silas, dan karenanya banyak orang Yunani, termasuk para perempuan yang terkemuka, menjadi percaya (ay. 4).

Di tengah perkembangan Injil, terkadang ada hal yang menghambat atau merintangi. Dalam pelayanan Paulus dan Silas pun, penghambat ini tetap ada (ay. 5). Orang-orang Yahudi menjadi iri hati dengan kepopuleran Paulus, dan karenanya mereka mengadakan kekacauan. Mereka beru-saha menjebak Paulus dan Silas untuk mencelakakan mereka. Yason dan orang-orang percaya yang dilayani Paulus dan Silas menjelaskan bahwa Paulus tidak memiliki tendensi apapun untuk melawan Kaisar. Selain itu, mereka juga berusaha menenangkan para pembesar kota dan menyata-kan bahwa mereka pun tidak melawan Kaisar. Puji syukur kepada Tuhan, akhirnya orang-orang percaya pun terluput dari kekacauan yang ada.

Karena kekacauan yang terjadi di Tesalonika, Paulus dan Silas segera berangkat ke Berea. Di kota ini pun Paulus dan Silas memberitakan Injil Tuhan. Tuhan memakai Paulus dan Silas di Berea, sehingga pelayanan mereka membuahkan hasil yang memuaskan. Banyak orang Berea menjadi percaya, baik lelaki maupun perempuan Yunani, bahkan orang-orang yang terkemuka sekalipun. Sekali lagi di tengah majunya penginjilan, ada oknum-oknum yang tidak suka akan berusaha untuk menghambat pemberitaan kabar baik ini. Namun, Tuhan selalu memberikan jalan keluar dan pertolongan-Nya kepada mereka, sehingga Injilpun boleh diberitakan di mana-mana.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s