Tuhan Sumber Kekuatan

Bacaan hari ini: Kisah Para Rasul 18:1-28

“Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus.” (Kisah Para Rasul 18:1

Kisah Para Rasul 18 dimulai dengan kalimat: “Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus.”
Dari Atena, Paulus pergi ke Korintus, dan Lukas tidak menceritakan bagaimana kondisi Paulus. Beberapa penafsir Alkitab mengatakan bahwa mungkin pelayanan Paulus di Atena, gagal. Paulus sangat lemah waktu itu, ketakutan dan bahkan gemetar. Namun, dengan sangat indah Lukas memberitahu kita bagaimana Tuhan memberikan Paulus apa yang dia butuhkan, kekuatan di tengah-tengah kelemahan.

Pertama, Paulus bertemu dengan Akwila dan Priskila (Kis. 18:2-3). Akwila dan Priskila adalah sepasang suami istri yang datang dari Roma dan pekerjaan mereka sama seperti Paulus, tukang kemah. Lukas mengatakan bahwa Paulus tinggal bersama-sama mereka. Di tengah keadaan tertekan, pasti sangat menguatkan bagi Paulus bertemu dengan saudara seiman. Paulus menikmati persekutuan dengan mereka dan bekerja bersama mereka.

Kedua, Silas dan Timotius datang (Kis 18:5).
Mereka adalah rekan sekerja Paulus yang datang dari Makedonia. Paulus pastilah menikmati pertolongan dan kebersamaan dengan mereka. Tetapi Lukas juga mengatakan bahwa ketika mereka datang, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman. Dia tidak perlu lagi bekerja! Mungkin itu karena Silas dan Timotius membawakan bantuan bagi Paulus dari orang Kristen Makedonia. Dalam suratnya, Paulus pernah berterima kasih kepada mereka karena mengirim bantuan kepadanya berkali-kali ketika ia sedang membutuhkan (Flp. 4:15-16), dan kali itu mungkin adalah salah satunya.

Ketiga, buah pekerjaannya (Kis. 18:7-8).
Banyak orang Korintus yang mendengar khotbah Paulus dan menjadi percaya serta dibaptis. Sangat menguatkan Paulus ketika dia tahu bahwa pekerjaannya tidaklah sia-sia, karena dia melihat bahwa Tuhan memberkati pekerjaannya.

Keempat, penglihatan surgawi.
Yesus sendiri menguatkan dia melalui penglihatan dan berkata: “Jangan takut!… Sebab Aku menyertai engkau…” (Kis. 18:9-10).

Bagaimana dengan kita? Janganlah takut, Tuhan beserta kita!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s