Hambatan

Bacaan hari ini: Kisah Para Rasul 21:18-40

“… orang-orang Yahudi yang datang dari Asia, melihat Paulus di dalam Bait Allah, lalu mereka menghasut rakyat dan menangkap dia.” (Kisah Para Rasul 21:27)

Kita semua tentu tahu Ahok, sang Gubernur DKI yang terkenal itu. Dia berusaha menjalankan pemerintahannya dengan benar, namun tetap saja ada orang-orang yang tidak menyukainya dan berusaha untuk menjatuhkannya. Ketidaksukaan terhadap Ahok dibangun atas isu SARA, sebagian lagi karena dia memerintah dengan benar. Itulah keadaan dunia pada saat ini; orang benar berusaha dijatuhkan karena kepentingan pribadi.
Hal ini bukan baru terjadi di zaman sekarang, Alkitab juga mencatat banyak peristiwa serupa menimpa orang-orang yang hidup benar. Salah satu tokoh Alkitab yang mengalami hal tersebut adalah rasul Paulus.

Sejak perjumpaanya dengan Kristus, Paulus berubah menjadi seorang pengikut Kristus yang militan. Dia giat memberitakan Injil di mana-mana, karena ia tahu itulah panggilan Tuhan baginya. Banyak orang yang kemudian menjadi percaya kepada Kristus karena pemberitaan Paulus. Paulus memberitakan Injil bukan hanya kepada orang Yahudi, tapi juga kepada bangsa-bangsa non-Yahudi. Hal ini sesuai dengan Amanat Agung Tuhan Yesus, yakni untuk memberitakan Injil ke bangsa-bangsa.

Sekalipun pelayanan Paulus sangat baik, ternyata ada orang-orang yang tidak menyukainya. Ketika Paulus tiba di Yerusalem, ia diberitahu, ada kabar tidak benar yang beredar tentang dirinya. Kemudian Paulus diharuskan melakukan ritual di Bait Allah untuk membuktikan bahwa berita tentang dirinya itu tidak benar. Namun setelah Paulus melakukan apa yang disuruh penatua jemaat, sekali lagi ada orang-orang yang memfitnahnya dan menghasut rakyat, sehingga kemudian ia ditangkap dan dipukuli oleh orang banyak.

Bagaimana dengan kita? Ketika berusaha hidup benar, ada saja orang yang tidak suka dengan kita. Itu semua adalah hambatan.

Hambatan akan selalu ada selama kita berusaha untuk hidup benar. Tetapi bukan berarti kemudian kita menyerah dan memilih untuk meninggalkan kebenaran itu. Karena kita tahu Tuhan ingin kita hidup benar.

Apa pun hambatan yang kita alami, Dia akan selalu beserta kita selama kita hidup benar.

STUDI PRIBADI:
(1) Apa isi fitnah yang disebarkan mengenai Paulus?
(2) Apa yang harus ia lakukan untuk membuktikan bahwa berita yang beredar tentang dirinya tidak benar?

DOAKAN BERSAMA:
Doakanlah supaya setiap anak Tuhan mampu bertahan untuk hidup benar sesuai dengan kehendak Tuhan apa pun hambatan yang dialami, sehingga memuliakan nama Tuhan.

Blessings

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s