Bacaan hari ini: Kisah Para Rasul 23:1-11
“Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma.” (Kisah Para Rasul 23:11)
Peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam Kisah Para Rasul 21-23 telah membuat Paulus merasa cemas dan gelisah mengenai apa yang akan terjadi atas dirinya. Paulus merasa bahwa firasat-firasatnya yang paling buruk mengenai penderitaannya di Yerusalem (Kis. 20:22-24), kemungkinan akan terwujud. Dia pun merasa, bahwa dia akan dibunuh di Yerusalem. Jika hal itu terjadi, maka kerinduan hatinya untuk membawa berita Injil ke Roma bisa jadi tidak akan terwujud. Agaknya Paulus memiliki keinginan khusus, yang tulus, untuk pergi ke Roma dan memberitakan Injil di sana, meskipun wilayah itu sudah mendengarkan Injil, dan jemaat sudah berdiri di sana. Namun sebagai warga negara Roma, dia rindu pergi ke sana, dan telah merencanakannya, “Sesudah berkunjung ke situ aku harus melihat Roma juga.” Dia juga sudah menuliskan kepada jemaat di Roma beberapa waktu sebelumnya, bahwa dia ingin melihat mereka (Kis. 19:21; Roma 1:11).

Dalam kondisi yang demikian genting, Tuhan Yesus datang melawat Paulus; meskipun terjadi pada malam hari, kunjungan itu dilakukan pada waktu yang tepat. Dia berdiri di sisinya, untuk menunjukkan kepada Paulus bahwa sepanjang hari Dia benar-benar menyertainya, senyata keberadaan-Nya yang bisa dilihat Paulus pada malam itu. Lawatan Tuhan di malam itu, sungguh sangat menghibur dan menguatkan hatinya. Terlebih lagi, saat Yesus berkata langsung kepadanya, “Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma” (Kis. 23:11). Pernyataan Tuhan Yesus ini begitu penting bagi Paulus.

Dari bagian ini kita belajar bahwa, Tuhan tidak pernah tinggal diam dalam segala kesusahan yang dialami oleh para hamba-Nya. Penyertaan-Nya selalu ada dan datang tepat pada waktu-Nya.

Jika saat ini Anda sedang merasa cemas dan gelisah, ingatlah, bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda sendiri. Sebagaimana Ia datang menguatkan Paulus, Ia juga akan datang menguatkan Anda.

Kuatkanlah hatimu!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s