Di Saat Badai Bergelora

Bacaan hari ini: Kisah Para Rasul 27:27-44
“… Tidak seorangpun di antara kamu akan kehilangan sehelai pun dari rambut kepalanya.” (Kisah Para Rasul 27:34)

Pernahkah Anda mengalami situasi yang begitu mencekam, dimana kapal yang Anda tumpangi terombang-ambing di tengah lautan? Jika belum pernah, bisakah Anda membayangkan kapal yang Anda tumpangi diterpa badai yang dahsyat, tidak hanya 1 jam atau 1 hari, tapi selama 2 minggu! Kira-kira, apa yang Anda lakukan di saat situasi seperti itu? Panik? Putus asa merasa tidak ada harapan?

275 orang yang ada di kapal bersama Paulus juga sudah kehilangan harapan. Mereka terombang-ambing di Laut Adria selama 14 hari tanpa kepastian! Segala usaha sudah mereka lakukan sampai harus membuang muatan dan alat-alat kapal, tetapi masih belum bisa membawa kapal ke tepian. Demikian juga, tidak terlihat ada tanda ada bala bantuan datang.

Namun sikap yang berbeda ditunjukkan Paulus. Paulus tetap memiliki pengharapan. Paulus mengajak mereka untuk makan, karena sudah 14 hari mereka tidak makan dan hal itu pasti mempengaruhi kekuatan dan kesehatan mereka. Mereka sudah lelah dan lemah secara emosional, dan akan semakin berat jika mereka juga lelah dan lemah secara fisik. Karena itu, Paulus mengajak mereka untuk makan. Paulus juga mengingatkan janji Tuhan bahwa semua yang ada di dalam kapal itu akan selamat (ay. 24, 34).

Paulus mengajak mereka untuk memercayai janji Allah. Setelah itu, Paulus berdoa, mengucap syukur kepada Allah di hadapan mereka. Dan ternyata apa yang dilakukan Paulus tersebut berdampak bagi mereka. Hati mereka semua menjadi kuat (ay. 36), artinya mereka memiliki harapan lagi dan harapan itu ada karena mereka memercayai perkataan Paulus tentang janji Allah. Akhirnya merekapun makan sampai kenyang. Dengan demikian, keadaan mereka kembali dipulihkan, baik secara jasmani maupun rohani. Dan janji Allah tergenapi dengan sampainya mereka semua di darat dengan selamat.

Bagaimana saat kita menghadapi badai hidup kita? Apakah kita putus asa? Marilah datang kepada Tuhan Yesus, percayalah kepada janji-Nya, percayalah juga kepada kasih dan rencana-Nya yang terbaik bagi kita.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s