Di Mana Saja dan Kapan Saja

Bacaan hari ini: Kisah Para Rasul 28:17-31
“Dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus.” (Kisah Para Rasul 28:31)

Perjalanan Paulus dari Yerusalem ke Roma bukanlah perjalanan wisata atau liburan, namun saat itu ia menjadi tawanan karena ia memberitakan Injil. Suatu perjalanan panjang yang penuh bahaya maut, dan ketika tiba di Roma, ia harus hidup sebagai tawanan, tinggal di sebuah rumah dan dijaga oleh seorang prajurit. Dalam situasi yang tidak menyenangkan itu, ia tidak mengeluh, marah kepada Tuhan atau berhenti memberitakan Injil, untuk aman. Dari bacaan hari ini, kita melihat: Paulus tetap konsisten dengan panggilannya untuk melayani dan memberitakan TuhanYesus, di mana saja dan kapan saja ada kesempatan.

(1) Ketika Paulus dan semua penumpang kapal terdampar di Pulau Malta, Paulus mendoakan ayah dari Publius, gubernur Pulau Malta yang sedang sakit demam dan diare, hingga pada akhirnya ayah dari Publius itu menjadi sembuh (Kisah Para Rasul 28:7-8).

Setelah peristiwa itu, banyak orang sakit yang datang kepada Paulus, dan Pauluspun melayani mereka, mendoakan dan mereka menjadi sembuh (ay. 9). Di pulau Malta ini, Paulus melayani orang-orang non Yahudi.
(2) Selama 2 tahun di rumah tahanan di Roma, Paulus mengabarkan tentang Kerajaan Allah dan tentang Yesus kepada orang-orang terkemuka bangsa Yahudi (ay. 23), juga kepada orang banyak yang datang ke rumah tahanan Paulus (ay. 30-31).

Apa yang Paulus lakukan ini sesuai dengan motto hidupnya: “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah…” (Filipi 2:21-24).

Sejak Paulus berjumpa dengan Yesus dan mendapat anugerah kasih Yesus, seluruh hidup Paulus dipakai untuk melayani dan mengabarkan Injil. Paulus tidak membeda-bedakan siapa yang ia layani (orang Yahudi maupun non Yahudi). Paulus juga tidak menunggu situasi menyenangkan atau aman saja, baru mau melayani.

Bagaimana dengan Anda? Melayani Tuhan tidak terbatas hanya di gereja, namun di manapun dan kapanpun ketika Tuhan memberi kesempatan kepada kita.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s