Hidup yang Digerakkan Status

Bacaan hari ini: Roma 7:1-25
“Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga sekarang kita melayani dalam keadaan yang baru …” (Roma 7:6)

Memiliki status adalah suatu hal penting dalam hidup seseorang. Tanpa status kita akan kehilangan nilai, arah dan kepercayaan diri. Status yang baik akan membawa kita memahami apa yang harus kita kerjakan dan lakukan dalam hidup ini. Sebaliknya, status yang buruk (misalnya, pencuri/pembunuh) akan membuat kita merasa sulit untuk mengaktualisasikan diri dan diterima oleh banyak orang.

Rasul Paulus mengingatkan kepada jemaat di Roma bahwa mereka yang percaya kepada Kristus, telah mendapatkan status yang baru, yaitu dibebaskan dari Hukum Taurat dan melayani dalam keadaan baru menurut Roh (ay. 6). Kondisi inilah yang perlu dan harus disadari oleh setiap jemaat Tuhan di Roma, termasuk setiap kita sebagai anak Tuhan. Setiap anak Tuhan telah dipisahkan dari hukum Taurat, tidak lagi hidup di bawah kuasa hukum Taurat melainkan telah dipersatukan dengan Kristus yang telah menggenapkan seluruh tuntutan hukum Taurat melalui diri-Nya. Karena itu, sebagai seorang yang menerima status yang baru maka dirinya juga didorong untuk menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar, dengan hidup benar sesuai status yang telah kita terima di dalam Yesus Kristus. Dalam tulisan Paulus di pasal 7 ini, secara keseluruhan memberikan dorongan supaya setiap anak Tuhan selalu berjuang untuk melawan dosa, baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar diri sendiri. Melawan dosa, bukan agar kita menjadi ciptaan baru, melainkan karena kita telah menjadi ciptaan baru dalam Kristus. Maka berperilaku sesuai keadaan yang baru itu adalah suatu buah dan bukti bahwa kita sungguh-sungguh telah menjadi ciptaan baru.

Hari ini, apakah setiap kita yang telah membaca bagian Firman Tuhan ini, telah menyadari, bahwa diri kita telah memiliki status yang baru dan sangat dinantikan untuk menunjukkan perilaku yang baru, yang sesuai dengan status yang baru dalam hidup ini?

Janganlah kita hidup menurut hawa nafsu dan keinginan dosa manusia lama kita lagi; melainkan hidup sebagai manusia baru di dalam Kristus.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s