Hikmat Allah Dalam Sejarah Umat-Nya

Bacaan hari ini: Roma 11:19-36

“ … Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!” (Roma 11:33)

Paulus menutup pasal 11 dengan menyatakan pujian-Nya akan kekuasaan dan hikmat Allah yang luar biasa, yang dinyatakan-Nya dalam rencana keselamatan, yang digenapi dalam diri Tuhan Yesus.

Pertama, karena Allah tidak membiarkan manusia berdosa, tetapi menyediakan jalan keselamatan bagi mereka di dalam Kristus; sehingga setiap orang yang percaya kepada Kristus mendapatkan keselamatan.
Dalam menggenapi rencana itu, Allah memilih Abraham dan membentuk satu bangsa dari keturunannya, itulah Israel.

Kedua adalah rencana keselamatan Allah itu tidaklah gagal walaupun Israel berulang kali menolak Allah, dan bahkan menolak Kristus.
Bahkan lebih dari itu, rencana keselamatan itu juga dikabarkan kepada bangsa-bangsa lain, salah satunya melalui diri rasul Paulus.

Ketiga adalah umat Israel sebagai umat pilihan tidak dilupakan Tuhan, buktinya adalah Paulus percaya ada orang-orang pilihan yang memberikan diri percaya kepada Kristus. Diri Paulus adalah salah satu contohnya.

Lebih dari itu, kita diajak untuk belajar melihat kebesaran hikmat dan kuasa Allah yang dinyatakan-Nya dalam rencana keselamatan-Nya. Bagaimana rencana itu disiapkan dan dijalankan serta digenapi dalam sejarah dunia ini, dengan rentang waktu yang luar biasa panjangnya. Bagaimanapun, tidak ada yang sanggup menggagalkan rencana itu, walaupun umat Israel sebagai umat pilihan menunjukkan kehidupan yang tidak berkenan kepada Tuhan. Dan bagaimana Allah selalu menunjukkan belas kasihan-Nya kepada beberapa orang dalam bangsa Israel untuk hidup setia kepada Dia.

Demikian juga ketika kita melihat diri kita, mari kita menyadari betapa besar kuasa dan hikmat Allah yang bekerja dalam kehidupan kita yang menjadikan kita sebagai orang percaya; sehingga kita tidak menganggap rendah keselamatan yang kita dapatkan dalam Kristus. Sebaliknya kita mensyukurinya dengan memberikan kehidupan kita untuk hidup berkenan kepada-Nya. Marilah kita tidak menyia-nyiakan anugerah yang telah diberikan-Nya kepada kita!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s