Sebuah Peringatan

Bacaan hari ini: 1 Korintus 10:1-18

“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala!” (1 Korintus 10:14)

 

Pada umumnya setiap kita sangat tidak suka apabila ada seseorang yang mengingatkan pola hidup kita yang kurang tepat. Kita memiliki kecenderungan untuk lebih mementingkan diri sendiri, sehingga kita suka dengan pola kehidupan yang lama.

Dalam bagian yang telah kita baca, rasul Paulus memberikan sebuah peringatan supaya mereka tahu, bahwa bangsa Israel telah menjadi contoh yang memberikan pola hidup yang tidak baik sebagai bangsa pilihan Allah. Apa saja yang telah mereka lakukan sehingga Allah sangat menghukum bangsa pilihan Allah ini? Ada beberapa yang dicatat oleh rasul Paulus sebagai sebuah peringatan bagi kita sebagai anak-anak Allah yang dikasihi oleh-Nya.

Pertama, janganlah kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat (bdk. Bil. 11:4).

Kedua, supaya kita jangan menjadi penyembah berhala (bdk. Kel. 32:6).

Ketiga, jangan melakukan percabulan (bdk. Bil. 25:1-18).

Keempat, jangan mencobai Tuhan Allahmu (bdk. Bil. 21:5,6).

Kelima, janganlah bersungut-sungut (bdk. Bil. 16:41-49).

 

Kehidupan yang tidak benar ini mungkin tidak jauh berbeda dengan langkah kehidupan yang kita ambil. Karena itu, sebagai anak-anak Tuhan, setiap kita harus selalu waspada dalam setiap langkah hidup ini, janganlah menjadi sombong.

Setiap kita perlu mendengarkan setiap peringatan yang Tuhan berikan kepada kita. Kepekaan rohani seperti ini akan mewarnai kehidupan kita, hanya apabila kita senantiasa menyadari akan kehadiran Allah yang menyertai kehidupan kita. Ketika Allah menyertai bangsa Israel dengan tiang awan dan tiang api, bangsa Israel tidak menghiraukan-Nya. Melalui kejadian ini, janganlah mengikuti sikap seperti mereka, melainkan dengan rasa syukur dan penuh kerendahan hati, kita belajar hidup taat kepada Tuhan.

Dengan demikian kita dapat menjadi anak-anak-Nya yang terkasih dan memuliakan Dia melalui kehidupan kita, khususnya di tengah-tengah zaman yang mengalami degradasi moral dan hidup dalam hawa nafsu yang mendukakan hati Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s