Pakaian Dalam Beribadah

Bacaan hari ini: 1 Korintus 11:1-16

“Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala yang tidak bertudung?” (1 Korintus 11:13)

Salah satu budaya manusia yang terus berubah seiring dengan perkembangan zaman adalah pakaian. Di waktu yang sama, gaya berpakaian tiap daerah, bisa berbeda-beda. Cara berpakaian seseorang menunjukkan identitas orang tersebut.

Ketika Paulus menulis surat 1 Korintus ini, di kalangan jemaat Korintus terdapat pertikaian mengenai cara berpakaian jemaat dalam ibadah. Berkenaan dengan hal ini, Paulus memberikan nasihat praktis. Untuk para perempuan, ia menasihatkan untuk memakai penutup kepala, sementara para laki-laki tidak berambut panjang. Jika demikian, apakah berarti orang Kristen zaman sekarang yang perempuan seharusnya menggunakan kerudung dan yang laki-laki tidak boleh gondrong? Tentu bukan demikian maksudnya. Nasihat Paulus di sini memiliki latar belakang budaya pada masa itu. Budaya di kota Korintus pada saat itu menyatakan, jika seorang perempuan tidak menggunakan penutup kepala, berarti dia adalah seorang pelacur. Sementara laki-laki yang berambut panjang menandakan bahwa mereka adalah orang kafir. Karena itu, nasihat Paulus diberikan dengan maksud supaya orang-orang percaya di Korintus menunjukkan identitas mereka sebagai pengikut Kristus.

Keadaan sekarang tentu berbeda dengan kondisi Korintus saat itu, namun nasihat Paulus tersebut tetap bisa menjadi bahan pembelajaran. Orang Kristen boleh saja mengikuti fashion. Fashion memang tidak bisa diseragamkan, setiap orang memiliki preferensinya masing-masing. Namun kata kunci yang patut kita cermati adalah: sopan dan pantas. Tidak semua fashion yang ada cocok untuk dipakai dalam ibadah. Pakaian yang kita gunakan dalam ibadah bukan hanya dimaksudkan untuk kenyamanan diri sendiri, namun juga untuk menunjukkan rasa hormat kita pada Tuhan. Tidak mungkinkan kita menggunakan celana sobek dan sandal jepit ketika menghadap pemimpin negara? Apalagi pada saat kita menghadap Tuhan, Penguasa alam semesta. Apakah selama ini cara berpakaian kita sudah menunjukkan bahwa kita menghormati Tuhan?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s