Jemaat Bersatu, Gereja Bersaksi

Bacaan hari ini: Efesus 2:11-12

“Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.” (Efesus 2:19)

Semua orang yang percaya terikat menjadi satu “tubuh” di dalam Kristus Yesus. Namun pada kenyataannya, jemaat di Efesus masih sulit menghidupi kebenaran itu, sehingga muncullah situasi rawan perpecahan karena ada 2 kelompok jemaat, yaitu jemaat Yahudi dan non Yahudi. Orang-orang Yahudi merasa bahwa mereka lebih istimewa karena mereka bersunat, keturunan Abraham dan bangsa yang terpilih. Demikian pula dengan orang non Yahudi, ketika percaya kepada Kristus, mereka merasa tertolak dan sulit bergaul dengan orang-orang Yahudi.

Karena situasi itulah, Rasul Paulus mengingatkan jemaat Efesus dan kita semua bahwa di dalam Kristus, kita semua telah dipersatukan, meski ada banyak perbedaan. Semua anggota jemaat, orang Yahudi maupun orang non Yahudi telah dipersatukan oleh kasih Kristus dengan darah-Nya yang kudus. Paulus tidak memungkiri perbedaan-perbedaan itu, namun justru menggunakan perbedaan-perbedaan tersebut sebagai dasar pijakan untuk membangun kesatuan sebagai satu Tubuh Kristus. Meskipun berbeda-beda, mereka sewarga di dalam Kristus yaitu warga negara surga (ay. 12, 19).

Kondisi jemaat di Efesus dan nasihat Paulus ini mengingatkan kita bahwa sebelum gereja melakukan misi keluar, pertama-tama gereja harus membangun kesatuan dalam diri jemaat. Selama jemaat tidak bersatu, baik dalam gereja lokal maupun antar gereja, maka gereja akan sulit menjalan-kan misi Allah membagikan kasih Allah bagi dunia ini. Gereja perlu terampil menciptakan keharmonisan, bahkan menemukan kekuatannya di balik keragaman jemaat yang ada. Bukan justru mempertajam, menyuburkan iklim persaingan, pertentangan sangat rentan mengarah pada perpecahan gereja. Kesatuan dalam jemaat, bukan semata untuk kepentingan dalam jemaat itu sendiri, tetapi juga bagi kepentingan pekerjaan Allah dalam konteks yang lebih luas bagi seisi dunia ini. Bagaimana dengan kita hari ini? Maukah kita menjadi jemaat Tuhan yang bersatu di dalam Tubuh Kristus dan bagi kemuliaan-Nya?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s