Asli Atau Palsu?

Bacaan hari ini: Filipi 3:1-21
“Karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.” (Filipi 3:3)

Dalam bagian ini, Rasul Paulus sedang mengingatkan kepada jemaat di Filipi agar mereka berhati-hati dengan para pengajar palsu. Kata berhati-hati juga diulang sebanyak tiga kali, menunjukan bahwa ini penting dan harus diperhatikan. Para pengajar palsu ini, yang adalah para pengajar Yahudi, memaksakan ajaran keagamaan mereka kepada orang-orang Kristen yang bukan orang Yahudi. Contohnya, memaksakan orang Kristen yang bukan Yahudi harus disunat dulu, barulah ia sah menjadi Kristen.

Dari bacaan ini ada dua hal penting yang harus kita perhatikan agar tidak mudah termakan ajaran yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan:

1. Kenali mana yang asli.

Langkah pertama untuk dapat menghindari jerat ajaran palsu adalah dengan kita sungguh-sungguh mengenal mana yang asli yaitu firman yang Allah nyatakan di dalam kitab suci kita, Alkitab. Kenali firman Tuhan dengan baik dan benar. Sediakan waktu setiap hari untuk mengenal lebih dalam lagi pikiran-pikiran Allah di dalam firman-Nya. Bacalah dengan serius, renungkan dan pahami, dengan begitu kita akan lebih mudah mengenal jika mungkin ada ajaran yang tidak sesuai dengan firman Tuhan yang kita kenal, masuk di tengah-tengah kita.

2. Waspada akan yang palsu.

Seperti halnya uang palsu, ajaran palsu pun selalu mengalami perbaikan di sana dan di sini, dan dimodifikasi sedemikian rupa agar “seperti”nya sama dengan yang asli. Olah karena itu, sekalipun kita sudah tahu dan kenal mana yang asli, tetaplah waspada terhadap yang palsu. Doronglah diri kita untuk berusaha berpikir kritis terhadap apapun yang kita dengar dan kita terima, karena sekalipun mirip, bukan berarti sama, sekalipun kedengarannya benar, belum tentu itu sungguh-sungguh benar.

Hari ini, kita kembali diingatkan untuk senantiasa mengisi diri dengan kebenaran Firman Tuhan, agar makin hari kita makin mengenal firman yang asli, dan kita juga diingatkan untuk terus-menerus waspada dalam segala keadaan, agar tidak mudah terjerat dalam pengajaran-pengajaran yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s