Kehidupan Doa

Bacaan hari ini: Kolose 4:1-18
“Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus…” (Kolose 4:3)

Pada bagian akhir surat Kolose, Paulus sekali lagi memberi nasihat mengenai hal-hal praktis yang seharusnya dilakukan orang-orang berkarakter Kristus. Salah satu hal penekanan Paulus di sini adalah mengenai kehidupan doa jemaat. Gereja adalah tubuh Kristus, dan Kristus adalah Kepala Gereja. Gereja tidak berarti jika tidak mengandalkan pimpinan Kristus. Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang berdoa, yaitu selalu mengandalkan dan hidup bersekutu dengan Kristus.

Doa bukan selalu hanya berisikan permintaan, tetapi juga merupakan sarana pengucapan syukur. Berdoa tidak hanya ketika dalam keadaan terdesak, tetapi juga ketika keadaan sedang baik dan stabil. Berdoa tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Di sini, Paulus ingin mengingatkan dan mengajak jemaat untuk berdoa bagi pemberitaan Injil. Sering kali orang-orang percaya lupa untuk berdoa bagi orang-orang yang melakukan pemberitaan Injil, padahal mereka juga perlu didoakan. Berdoa bagi pemberitaan Injil adalah penting, supaya para pemberita firman sungguh-sungguh mengerti dan mengalami Injil tersebut dan berita Injil itu bisa dimengerti oleh pada pendengar.

Dalam suratnya, Paulus menyampaikan salam dari Epafras. Epafras adalah seorang pelayan Tuhan yang selalu bertekun dalam doanya untuk pertumbuhan jemaat. Epafras adalah contoh dari kehidupan doa seorang anak Tuhan yang seharusnya. Kristus selama pelayanan-Nya di dunia juga telah memberikan teladan bagaimana memiliki persekutuan yang intim dengan Bapa melalui doa. Hal itu jugalah yang seharusnya diteladani oleh setiap orang percaya: membangun kehidupan doa yang baik.

Sekali lagi, berdoa bukanlah hanya untuk diri sendiri, berdoalah juga untuk orang lain, berdoalah untuk pemberitaan Injil dan pekerjaan Tuhan di dunia. Tujuan utama kehidupan orang percaya adalah untuk memuliakan nama Tuhan. Karena itu, setiap doa dan permintaan yang dinaikkan pada Tuhan, tujuan utamanya adalah memuliakan nama Tuhan. Bagaimanakah kehidupan doa saudara selama ini?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s