Ungkapan Syukur Atas Jemaat Tesalonika

Bacaan hari ini: 1 Tesalonika 1:1-10
“Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua…” (1 Tesalonika 1:2)

Rasul Paulus dan kawan-kawan (Silwanus dan Timotius) bersyukur atas buah pemberitaan mereka pada jemaat di Tesalonika (ay. 1). Paulus bersyukur atas keteguhan dan kekuatan iman, kasih dan pengharapan mereka kepada Allah. Walaupun, situasi dan kondisi yang mereka alami sesungguhnya sangat tidak menyenangkan, karena berita Injil yang telah mereka terima (Kis.17:1-9).

Rasul Paulus bukan hanya bersyukur atas keteguhan dan kekuatan akan iman mereka kepada Allah, tetapi juga berdoa untuk mereka. Paulus berdoa untuk pekerjaan iman mereka, usaha kasih mereka dan ketekunan akan pengharapan mereka kepada Kristus (ay. 2). Dari keteguhan dan kekuatan mereka tersebut, tahulah Paulus bahwa sesungguhnya Allah telah memilih mereka (ay. 4). Sesungguhnya Roh Kuduslah yang bekerja di dalam diri mereka sehingga jemaat Tesalonika bisa menerima dengan baik pemberitaan Injil yang Paulus dan kawan-kawan sampaikan, yakni karena kekuatan Roh Kudus atas mereka. Jika tidak, maka jemaat Tesalonika tidak akan pernah menerima pemberitaan Injil yang Paulus dan kawan-kawan sampaikan (ay. 5-6).

Paulus pun bersyukur bahwa jemaat di Tesalonika telah mengikuti kesetiaan mereka, dalam mengikut dan melayani Tuhan dengan setia, walaupun harus berhadapan dengan banyak kesukaran. Selain itu, jemaat Tesalonika pun telah belajar dari penderitaan Kristus sendiri bagaimana Kristus sendiri harus menanggung penderitaan yang tidak mudah dalam pelayanan di dunia ini. Paulus bersaksi bahwa jemaat Tesalonika pun telah belajar untuk hidup seperti Tuhan Yesus dan para guru mereka, Paulus dan teman-teman, untuk bersabar, bertahan serta setia dalam mengikut dan melayani Tuhan. Hal ini nampak dari perkataan Paulus, bahwa jemaat di Tesalonika telah menjadi “penurut kami dan penurut Tuhan” (ay. 6).

Bagaimanakah kita? Adakah kehidupan iman, kasih dan pengharapan kita kepada Allah telah membangkitkan ungkapan syukur dan kesaksian yang indah sebagaimana jemaat di Tesalonika?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s